Isu Retak Hubungan dengan Wagub, ini Kata Gubernur Ansar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat diwawancarai awak media di Hotel Harmoni One Nagoya, Kota Batam. Foto : Yog/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Gubernur Kepri Ansar Ahmad akhirnya buka suara mengenai ketidakhadiran Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina dalam setiap agenda Pemerintah Provinsi Kepri.

Ansar menganggap bahwa saat ini, Wagub Kepri mungkin tengah disibukkan mendampingi Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Kalau setiap kegiatan yang saya hadiri, saya selalu undang beliau. Tapi tidak tahu apakah mungkin beliau tengah sibuk mendampingi pak Rudi,” Ujar Ansar kepada wartawan di Harmoni One Hotel Nagoya, Senin (9/8/2021) malam.

Ditanya mengenai pembagian tugas antar keduanya, Ansar juga menjelaskan bahwa sesuai aturan yang berlaku, maka setiap surat atau laporan yang masuk baik dari OPD, dan juga instansi vertikal maka harus melalui Wakil Gubernur, sebelum pengambilan keputusan dilakukan oleh Gubernur Kepri.

BACA JUGA:   Satu Hari, Delapan Pasien Positif Covid-19 di Kota Batam Dinyatakan Sembuh

Hal ini juga diungkapkannya berlaku, mengenai tindak lanjut laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan BPKP, agar seharusnya terlebih dahulu melalui Wakil Gubernur, untuk selanjutnya dapat melakukan pembinaan bagi OPD yang dianggap tengah bermasalah.

“Hal ini selalu saya sampaikan di setiap Apel bersama seluruh kepala OPD, dan pegawai. Agar setiap laporan BPK dan BPKP, terlebih dahulu melalui Wagub sebelum kami ambil keputusan bersama,” bebernya.

BACA JUGA:   Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 42.500 Benih Lobster

Walau demikian, Ansar juga sempat menyinggung mengenai kurang antusiasnya pihak Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dalam pelaksanaan bantuan sosial yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

Dimana berdasarkan agenda yang diterima, selain menerima kunjungan dari Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono ke Batam, Senin (9/8/2021).

Pemprov Kepri juga memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak, dan meninggal dunia akibat Covid-19 yang dilaksanakan di Mall Botania 2, Batam Center.

BACA JUGA:   BP Batam Raih Penghargaan Merdeka Award 2023

“Dalam agenda tersebut tidak ada perwakilan Wali Kota yang hadir, bahkan Camat sekalipun. Ini kan bantuan dari Pemerintah bukan pribadi,” ungkapnya.

Walau demikian, Ansar mengaku bahwa tidak mau terlalu lama memikirkan mengenai isu keretakan Gubernur dan Wagub Kepri ini.

Dimana, Ansar menekankan bahwa saat ini pihaknya harus tetap fokus dalam menjalankan tugas Pemerintah, dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Bagi saya tidak ada persoalan apa-apa. Biasalah, yang penting program berjalan terus. Saya harus pimpin OPD tetap berjalan, kita juga kan udah sama-sama tua” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *