Dibangun Sejak 2022, Embung Sebayar Natuna Dinilai Belum Layak Dimanfaatkan

Avatar photo
Foto Is(Arsip/BI)

Bataminfo.co.id, Natuna – Proyek Embung Sebayar yang dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV sejak tahun 2022 hingga kini kembali menjadi sorotan masyarakat. Hingga memasuki tahun 2026, embung yang diharapkan mampu membantu kebutuhan air warga tersebut dinilai belum berfungsi maksimal dan belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi air embung yang masih terlihat keruh dan dinilai belum layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan kejelasan pengelolaan embung yang hingga saat ini disebut belum sepenuhnya berjalan.

“Sudah dibangun sejak 2022, tapi sampai sekarang manfaatnya belum benar-benar dirasakan masyarakat. Airnya masih keruh dan belum layak dipakai,” ujar salah seorang warga Sebayar, Senin 11 Mei 2026.

Menurut warga, proyek yang menelan anggaran besar tersebut seharusnya sudah dapat dimanfaatkan, terutama untuk membantu ketersediaan air bersih saat musim kemarau. Namun hingga kini, masyarakat menilai fungsi embung masih belum optimal sebagaimana tujuan awal pembangunannya.

Tak hanya soal kualitas air, masyarakat juga menyoroti belum adanya kejelasan terkait penyerahan aset embung kepada pemerintah daerah. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala dalam pengelolaan dan pemanfaatan embung bagi kepentingan warga.

Masyarakat berharap pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV bersama Pemerintah Kabupaten Natuna segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut, mulai dari kualitas air, kondisi teknis pembangunan, hingga sistem pengelolaannya agar Embung Sebayar dapat difungsikan secara maksimal dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Laporan (Is)