Bataminfo.co.id, Batam – Persoalan akses jalan raya yang rusak, tepat di bawah Hotel Vista Batam hingga kini masih jadi perhatian masyarakat Batam, terutama para pengendara yang kerap melewari jalur ini.
Dari pantauan terbaru Tim Redaksi Media BatamInfo, jalan utama di Kawasan ini masih menjadi salah satu jalur yang ditakutkan oleh pengendara.
Pasalnya, pada beberapa waktu lalu, sejumlah pengendara menyebut bahwa, mereka sempat menjadi korban dari jalan rusak tersebut.
Hal ini terungkap melalui komentar di akun tiktok Bataminfo.co.id, saat Tim Media ini melakukan siaran langsung pada Senin, 22 Juni 2026.
“Teman saya beberapa hari lalu sempat jatuh di situ (Jalan di bawa Hotel Vista Batam). Sudah diperbaiki tapi kok ini masih rusak, malah tambah parah,” tulisnya dalam komentar tersebut.
Jalan yang miring dan terlihat tak simetris ini banyak dikeluhkan karena tak sedikit yang terpental bahkan terjatuh ketika melewati jalan tersebut.
Sama seperti pengendara lain yang juga mengaku kaget dan nyaris terjatuh karena kemiringan jalan. Sementara, proyek cut and fill tersebut hingga kini masih terus berjalan.
“Aku udah berapa kali terbang (terpental) di situ. Aduh negeri kali, seram jalannya loh itu. Udah dua kali diperbaiki, tapi ini masih seram. Takut banget lewat situ. Tapi tiap hari lewat situ,” ungkapnya.
Sementara itu, warga lainnya melalui komentar di live tersebut mengkritisi adanya proyek tersebut yang dinilai sangat berdampak buruk bagi pengendara.
Ia menilai, persoalan ini bermula dari instansi pemerintah yang diduga kurang bijak dalam memberi izin pemotongan bukit tanpa mempertimbangkan imbas yang justru membahayakan.
“Harusnya ini dikaji betul-betul dulu. Ini akibat umbar izin cut & fill,” kritiknya.
Selain itu, banyak juga yang meminta Pemerintah Kota Batam dan Instansi terkait untuk memaksimalkan pengawasan terhadap adanya proyek ini, dan juga perbaikan jalan yang dinilai hanya formalitas, karena melihat progres jalan yang makin parah.
Terpisah, Anggota Deputy Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyebut bahwa, terkait persoalan ini masih dikaji lagi oleh pihak Kementerian PU.
“Menunggu kajian kembali dari konsultan teknis rekomendasi Kementerian PU, sabar yah nanti diinfo setelah hasilnya keluar,” tulis Tuty merespon postingan di Media Sosial (MEDSOS) Instagram Bataminfo.co.id.
Akankah, kajian terbaru pihak Kementerian PU mengakhiri keluhan warga mengenai akses jalan yang rusak parah dan berpotensi membahayakan itu?
*Nantikan update info hanya di media sosial dan website resmi bataminfo.co.id*












