Nelayan Hilang di Perairan Subi, Tim SAR dan HNSI Intensifkan Pencarian Hari Keempat

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Natuna – Operasi pencarian terhadap Arif (26), seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, memasuki hari keempat pada Senin (22/6/2026). Tim SAR gabungan bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi dan masyarakat nelayan setempat terus mengintensifkan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

Korban, Arif, diketahui merupakan warga Kampung Terayak, Kecamatan Subi. Ia dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan sekitar Pulau Subi, sehingga memicu dilakukannya operasi pencarian oleh berbagai unsur terkait.

Korban, Arif, diketahui merupakan warga Kampung Terayak, Kecamatan Subi. Ia dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan sekitar Pulau Subi, sehingga memicu dilakukannya operasi pencarian oleh berbagai unsur terkait.

Sejak hari pertama pencarian, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna memimpin operasi dengan melibatkan unsur SAR gabungan, HNSI Kecamatan Subi, serta masyarakat nelayan. Keterlibatan armada kapal nelayan yang dikoordinasikan HNSI Subi menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung proses pencarian.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan semangat gotong royong masyarakat Subi tetap terjaga hingga hari keempat operasi.

“Hingga hari keempat ini, semangat gotong royong masyarakat Subi tidak surut. Kapal-kapal nelayan yang dikoordinasikan HNSI terus melaut bersama Tim SAR untuk menyisir perairan. Ini merupakan wujud nyata kuatnya solidaritas antarpelaut di Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna,” ujar Abdul Rahman.

Dalam pelaksanaannya, Kantor SAR Natuna membagi wilayah pencarian ke dalam beberapa sektor agar penyisiran dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif. Evaluasi pencarian juga dilakukan setiap hari berdasarkan kondisi di lapangan.

Menurut Abdul Rahman, operasi pencarian akan terus dilanjutkan selama masih terdapat peluang untuk menemukan korban. Tim SAR gabungan juga terus memaksimalkan sumber daya yang tersedia, termasuk memperluas area pencarian dan mengoptimalkan peran unsur SAR lokal.

“Kami bersama HNSI Subi dan seluruh unsur terkait berkomitmen melanjutkan pencarian terhadap Arif. Evaluasi, pemanfaatan sumber daya unsur SAR lokal, serta perluasan area terus kami lakukan agar upaya pencarian lebih maksimal,” tegasnya.

Pada hari keempat, pencarian difokuskan pada penyisiran laut dengan mengoptimalkan armada kapal nelayan binaan HNSI Kecamatan Subi yang bergerak bersama Tim SAR gabungan. Seluruh unsur yang terlibat berharap korban dapat segera ditemukan dan meminta dukungan serta doa dari masyarakat untuk kelancaran operasi pencarian.

Laporan (Is)