Batam  

Isak Tangis Warga Warnai Penggusuran di sei Binti Sagulung : Rumah Kami Bukan Kandang Ayam

Avatar photo
Ket foto:situasi pengusuran rumah warga di sei Binti Sagulung

Bataminfo.co.id ,Batam – Penertiban puluhan rumah dan bangunan liar di wilayah RT 04 RW 13 dan RT 03 RW 16, Kelurahan Sungai Binti, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, menuai protes dari warga, Kamis (16/4/2026).

Sejumlah warga menilai tindakan penggusuran yang dilakukan tim gabungan tidak memiliki rasa kemanusiaan dan terkesan menindas masyarakat kecil. Aksi penolakan tersebut turut terekam dalam video yang viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @lendra88, seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban penggusuran menyampaikan keberatannya. Ia mengaku tidak menerima rumahnya dibongkar tanpa adanya persetujuan.

“Penggusuran kami di sini belum ada persetujuan, mereka semua ini menindas kami,” ujarnya dalam video tersebut.

Ia juga menyoroti perbedaan nilai ganti rugi yang dianggap tidak adil.

“Rumah mereka dihargai puluhan juta, kenapa rumah kami dihargai belasan juta? Rumah kami bukan kandang ayam,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam tetap melaksanakan penertiban terhadap 23 bangunan yang dinilai berdiri di atas lahan yang telah dialokasikan oleh BP Batam kepada pihak perusahaan.

Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan pengembangan kawasan di Batam.

“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut sehingga taraf hidup masyarakat bisa meningkat,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses penertiban dilakukan secara humanis dan terukur, serta telah melalui tahapan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan miliknya guna menghindari penertiban serupa di masa mendatang.

Penertiban ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban tata ruang sekaligus mendukung iklim investasi di Kota Batam.