Batam  

BP Batam Pindahkan Pot Boungenville di Bundaran Punggur Usai Dikritisi Masyarakat

Avatar photo
BP Batam Pindahkan Pot Boungenville di Bundaran Punggur Usai Dikritisi Masyarakat

Bataminfo.co.id, Batam – Puluhan pot bunga beton berukuran besar di bundaran punggur yang sebelumnya tampak berjejer menjorok di badan jalan kini tinggal sedikit karena di pindahkan .

Dalam pemberitaan sebelumnya di Media ini, pot-pot bougenville tersebut terlihat masih berjejer rapi di badan jalan, tepat di Bundaran Punggur-Nongsa, Kota Batam.

Tampak estetik, namun tak sedikit yang menilai bahwa keberadaan pot-pot itu malah membuat jalan menjadi sempit dan berpotensi membahayakan pengendara bila terjadi kecelakaan.

Salah seorang pengendara yang melintasi jalur ini menyebut, keberadaanya pot-pot indah ini dinilai tak hanya terlalu rapat ke bahu jalan, namun juga akan mengganggu kendaraan besar yang membutuhkan akses luas untuk putar.

“Yah ini bagus. Tambah indah Batam. Tapi ini beton loh, terlalu rapat ke jalan. Bisa bahaya. Karena jalan yang luas sekarang ini, malah memacuh pengendara untuk terkesan kecang. Nah dengan adanya pot beton di sini kan takut juga kalau orang jatuh lalu kena lagi kan. Selain itu, mobil putar atau sejenK parkir karena problem mau di mana? Susah kan,” ujarnya.

Selain itu, kritik terkait kebijakan BP Batam ini juga dilayangkan oleh warganet melalui kolom komentar di akun media sosial @bataminfo.co.id.

Seperti salah satu akun tiktok @rilsay (Yasril) dalam komentarnya, ia menyebut adanya pot bougenville ini tak hanya berpotensi kecelakaan, melainkan kemacetan.

“Kita pikirkan jangan saat berkenderaan lagi lancar, kalau di saat mobil mogok tentu kepinggiran jalan atau kenderaan umum naikan penumpang. Atau di saat ada kecelakaan tentu akan timbul kemacetan karena di pinggir sudah ada pot mungga. Seharusnya pot bunga tersebut 2 setengah meter dari pinggir jalan,” ujarnya.

Meski begitu, kini pihak BP Batam melalui Anggota Deputy Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait mengatakan bahwa pihaknya akan mengatur posisi pot-pot itu yang lebih tepat agar tak membahayakan pengendara.

“Untuk peletakannya yang terlalu dekat dengan jalan, nantinya akan lebih dijauhkan kurang lebih 5 meter agar tetap tersedia bahu jalan untuk berhentinya kendaraan darurat,” kata Tuty pada Rabu, 15 April 2026.

Kini, jalan tampak tak lagi menakutkan dengan adanya pot-pot beton itu. Masyarakat tak perlu kuatir lagi karena telah dipindahkan dengan jarak yang lebuh jauh dari badan jalan.