Belum 48 Jam, Ruko Kos yang Sempat Viral di Tanjungpinang Kembali Terbakar

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Belum hilang trauma kebakaran yang menghanguskan dua kamar rumah kos dan viral di media sosial, kobaran api kembali muncul di ruko yang sama di Jalan Raja H. Fisabilillah Km 5, Gang Sempati Indah, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Jumat (10/7/2026) siang.

Insiden kebakaran kedua yang terjadi hanya berselang dua hari ini kembali mengundang perhatian warga. Kepulan asap dari bangunan yang berada tepat di depan Space Pool Billiard & Caffe itu membuat masyarakat sekitar berdatangan ke lokasi, khawatir api kembali membesar seperti kejadian sebelumnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang menerima laporan sekitar pukul 12.20 WIB. Lima menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan agar api tidak merambat ke bagian bangunan lainnya.

Kepala Seksi Operasional DPKP Kota Tanjungpinang, Derry Ambari, mengatakan laporan diterima melalui layanan hotline dan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel beserta armada pemadam.

“Begitu menerima laporan, anggota piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak meluas ke bagian bangunan lainnya,” ujar Derry.

Dalam operasi tersebut, DPKP mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni armada BP 8043 T dan BP 9140 A. Personel Regu 1 Mako SKB, Regu 4 Pos Dompak, serta personel tambahan diterjunkan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.50 WIB.

Beruntung, api dapat dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kebakaran sempat membahayakan penghuni rumah kos dan mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.

Menurut Derry, penyebab pasti kebakaran maupun besaran kerugian material masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Kebakaran ini menjadi insiden kedua yang terjadi di bangunan yang sama dalam waktu kurang dari 48 jam.

Sebelumnya, pada Rabu (8/7/2026), api melahap dua kamar di lantai dua rumah kos tersebut. Dalam kejadian itu, tiga penghuni sempat terjebak akibat kepulan asap tebal yang menutup akses keluar. Dua penghuni berhasil menyelamatkan diri melalui bagian depan dan belakang bangunan, sementara seorang penghuni lainnya keluar melalui bangunan di sebelahnya. Seluruh korban selamat, sedangkan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran.

Terulangnya kebakaran di lokasi yang sama dalam waktu berdekatan memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah insiden pertama dan kedua memiliki keterkaitan, mengingat penyebab kebakaran yang terjadi pada Jumat masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

DPKP Kota Tanjungpinang kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik rumah kos, ruko, dan tempat usaha, untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik serta menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran.

“APAR sangat penting sebagai penanganan awal sebelum api membesar. Kami juga mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman sehingga potensi terjadinya kebakaran dapat diminimalkan,” tutup Derry.

Peristiwa kebakaran yang kembali terjadi dalam waktu singkat ini diharapkan menjadi perhatian seluruh pihak, terutama terkait pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi instalasi listrik bangunan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

(Budi)