Bataminfo.co.id,Batam— Jagat media sosial TikTok baru-baru ini dihebohkan oleh aksi protes terbuka yang dilayangkan terhadap manajemen salah satu toko roti dan kafe populer di Kota Batam, Morning Bakery (sering disebut netizen dengan singkatan ‘Morbek’). Protes tersebut disuarakan oleh akun TikTok dengan nama @SERIKAT PEKERJA MORNING BAKERY(Serikat Pekerja Morning Bakery) yang menyoroti tindakan semena-mena pihak manajemen terhadap para karyawannya.
Berdasarkan video yang beredar, akun tersebut mengunggah sebuah pernyataan tegas yang ditulis dengan huruf kapital di atas latar belakang suasana meja kafe. Mereka menuding pihak manajemen telah memperlakukan pekerja layaknya ‘budak’ dengan jam kerja yang tidak manusiawi.
”MORBEK JAHANAM! PEKERJA DIJADIKAN ‘BUDAK’ UPAH JAUH DARI STANDAR JAM KERJA TAK MANUSIAWI LIBUR DUA PEKAN SEKALI OVER 40 JAM KERJA SEPEKAN. MANUSIA DIRUGIKAN NEGARA PUN DIRUGIKAN TERINDIKASI MENGEMPLANG PAJAK !!!” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Selain memprotes masalah internal ketenagakerjaan, seperti upah di bawah standar, libur yang hanya dua minggu sekali, hingga waktu kerja yang melewati 40 jam per minggu, akun ini juga melemparkan tudingan serius mengenai adanya indikasi penggelapan pajak oleh pihak perusahaan.
Dalam kolom komentarnya, sang pemilik akun selaku pencipta konten menegaskan gerakan ini dibuat agar praktik eksploitasi di Batam tidak terus dibiarkan. “Maka hal yang salah jangan kita biarkan. Jangan kemudian mengeruk keuntungan di Batam, kemudian warga pekerja yg ada di Batam dieksploitasi tenaganya,” tegasnya.
”Pantas Saja Pelayannya Ketus”komentar dari netizen.
Unggahan tersebut langsung memancing gelombang reaksi dari netizen, terutama masyarakat Batam yang akrab dengan tempat nongkrong tersebut. Banyak netizen yang menyayangkan kontrasnya pendapatan kafe yang selalu ramai dengan kesejahteraan karyawannya.
Berikut beberapa komentar dari para netizen:
@Ri_Rich_ma: “Padahal morbek dimana2 selalu ramai. pengusaha gak sadar karyawan itu adalah asset.”
@Candraa80: “bejattttt.sejahterakan karyawan mu .”
@umma MaryamMuthia: “Padahal harga mahal2 yaa tapi kok gaji karyawannya cimit,” yang kemudian dibalas oleh akun Serikat Pekerja, “biasanya itu ciri2 pengusaha tamak dan loba kakk.”
@RNI: “Pantes pada ketus pelayannya,” tulis netizen memberikan kesaksian mengenai kualitas pelayanan yang mungkin terdampak oleh buruknya manajemen.
@afebri: “Oh cerita lama dr dulu. Banyak yang gak betah makanya kasian aku sama mbak2 morbak itu😭”
Hingga berita ini ditulis, unggahan protes tersebut telah memicu diskusi hangat di kalangan netizen Batam. Belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari pihak manajemen Morning Bakery Batam terkait tudingan ketenagakerjaan dan indikasi pajak yang dilemparkan oleh akun serikat pekerja tersebut.
Viral di TikTok! Akun Serikat Pekerja Morning Bakery Protes Dugaan Eksploitasi Karyawan Morbak di Batam












