140 Peserta Meriahkan Lomba Mancing Canjang di Pantai Piwang Natuna

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Natuna – Sebanyak 140 peserta mengikuti lomba mancing canjang yang diselenggarakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna bersama Komunitas Pencinta Domino Natuna (KPDN) di kawasan Pantai Piwang, Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, khususnya para pencinta olahraga memancing.

Ketua Panitia Lomba Mancing Canjang, Sugirianto, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu inisiatif KPDN untuk menghadirkan kegiatan positif yang dapat mempertemukan masyarakat dari berbagai kalangan.

Menurutnya, lomba mancing canjang bukan semata-mata perlombaan untuk mencari peserta yang mendapatkan hasil tangkapan terbanyak, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat Natuna.

“Kami dari KPDN ingin ikut memeriahkan HUT Kabupaten Natuna. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menyatukan masyarakat. Mungkin selama ini ada yang jarang bertemu, melalui kegiatan ini kita bisa berkumpul kembali,” jelas Sugirianto.

Ia menerangkan, istilah mancing canjang atau dalam bahasa masyarakat setempat dikenal sebagai mancing jalan merupakan aktivitas memancing dengan cara berdiri dan berpindah tempat untuk mencari lokasi yang memungkinkan mendapatkan ikan.

Sugirianto menyebutkan, dari total 140 peserta yang terdaftar, peserta berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan tersebut juga mendapat partisipasi dari sejumlah unsur instansi, termasuk kepolisian, anggota DPRD, serta perwakilan dinas dan lembaga lainnya.

Terkait keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung, panitia telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan pengamanan, baik di darat maupun di laut.

“Untuk pengamanan di darat, kami berkoordinasi dengan Satpol PP sebanyak lima orang, sedangkan pengamanan di laut melibatkan BPBD sebanyak lima orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugirianto menjelaskan bahwa kegiatan awalnya dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB. Namun, atas permintaan sejumlah peserta yang menginginkan tambahan waktu, panitia memberikan perpanjangan hingga sekitar pukul 12.30 WIB.

Perpanjangan waktu tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan antusiasme peserta. Meski demikian, kondisi air laut yang semakin surut serta cuaca panas membuat sebagian peserta memilih mengakhiri kegiatan lebih awal.

Di akhir keterangannya, Sugirianto berharap kegiatan yang diinisiasi KPDN tersebut dapat terus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Natuna.

“Kami berharap melalui kegiatan ini silaturahmi semakin erat, hubungan antarmasyarakat semakin kuat, dan warga Natuna tetap bersatu,” tutupnya.

Laporan (Iskandar)