Bataminfo.co.id, Batam – Nama Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus kembali disoroti, buntut penetapan dua tersangka kasus kekerasan terhadap seorang anak di lingkungan Play Group (PG) Djuwita Batam.
Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP) yang akrab disapa Romo Paschal itu dinilai tak objektif dalam memberikan keterangan yang terkesan berpihak kepada salah satu kubuh dalam kasus ini.
Kuasa Hukum Pelapor yang merupakan Ibu kandung dari korban secara tegas menyebut bahwa, pihaknya menyayangkan sikap Romo yang semestinya menengahi, bukan malah berpihak.
“Saya menduga Romo Paschal berpihak ke sebelah, karena saya melihat Dia (Romo) mendesak Polres untuk menetapkan Tersangka. Padahal klien saya mencari keadilan untuk anaknya. Yang saya sayangkan disini Pak Romo Paschal tidak melihat secara utuh kasus ini. Tidak objektif dalam berstatment (memberi keterangan),” ujar Anrizal.
Anrizal dalam wawancaranya dengan awak media hari ini, Dia meminta Romo Paschal agar agar tidak membela satu pihak saja, melainkan melihat dari dua pihak tersebut.
“Pelajari dulu seluruhnya. Kroscek sedalam-dalamnya. Jangan setengah-setengah. Dan jangan berpihak ke pihak sebelah saja. Dan sekarang sudah terbukti, penempatan tersangka. Terbukti anak klien saya dizolimi. Dugaan saya, Romo Paschal berpihak ke sebelah (PG Djuwita Batam). Untuk itu, harapan saya kedepannya, Pak Romo Paschal yang Saya Hormati tolong lebih objektif lah,” pintanya, Sabtu, (31/10/26).
Menurutnya, Romo Paschal adalah sosok yang dihormati sebagai Rohaniawan, sehingga pihaknya berharap, sikap terkesan memihak tak lagi terulang.
“Dan saya tegaskan, Pak Romo Paschal hati-hati bicara. Jangan sembarang berkoar-koar. Karena dia orang yang dihormati, dia Rohaniawan, Tokoh Agama. Tunjukkan Tokoh agamanya seperti apa,” tegasnya.
Ia berharap, dengan ditetapkannya dua tersangka dalam kasus ini, akan membuka secara terang benderang kasus serupa lainnya.











