Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan kapal speed boat yang tenggelam di Perairan Tanjung Rambut, tepatnya di depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, resmi ditutup. Penutupan dilakukan setelah seluruh korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di koordinat 01° 07′ 42.7″ N – 103° 32′ 58.9″ E. Informasi awal diterima Tim SAR pada Jumat, 9 Januari 2026 pukul 06.40 WIB dari Polairud Tanjung Balai Karimun.
Berdasarkan laporan, kecelakaan bermula pada Rabu, 7 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Sebuah speed boat pancung bermesin 200 PK yang mengangkut empat orang penumpang berangkat memancing dari Pintu Air Kolong menuju perairan depan Coastal Area. Namun sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca tiba-tiba memburuk disertai gelombang tinggi. Mesin kapal mengalami gangguan dan tidak dapat dihidupkan hingga akhirnya speed boat terbalik dan seluruh penumpang terjatuh ke laut.
Sekitar pukul 11.00 WIB di hari berikutnya, tiga orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh kapal KM Sempurna di sekitar Perairan Pulau Pandan. Ketiganya kemudian dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun. Sementara satu korban lainnya dinyatakan masih hilang dan dilakukan pencarian intensif.
Memasuki hari kedua pencarian (H.2), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pada pukul 07.00 WIB dengan membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Coastal Area, sementara SRU 2 menyisir wilayah sekitar Pulau Parit. Total area pencarian mencapai 25 mil laut persegi, disertai koordinasi dengan VTS Batam dan MPA Singapore.
Upaya keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 15.27 WIB, satu korban atas nama Zainudin (33) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di koordinat 00° 56.725′ N – 103° 22.925′ E, atau sekitar ±15 mil laut dari lokasi kejadian awal. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani Tanjung Balai Karimun.
Dengan ditemukannya seluruh korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 15.55 WIB dan secara resmi menutup Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke pangkalan masing-masing.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, Lanal Tanjung Balai Karimun, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Tim SAR Gabungan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga pelaksanaan Operasi SAR dapat berjalan dengan aman, maksimal, dan lancar.
(Budi)











