Batam  

Penyelundupan di Pelabuhan Tikus di Punggur Beroperasi Malam Hari

Avatar photo

Bataminfo.co.id,Batam – Praktik penyelundupan barang ilegal melalui pelabuhan tikus di Batam seolah tak pernah usai. Belum lama ini, sebuah pelabuhan tidak resmi di samping Masjid Saman Al-Banjari di Pelabuhan Terminal Ferry Punggur, Batam.

Pelabuhan tikus di samping Pelabuhan Terminal Ferry Punggur, Batam menjadi pintu keluar barang selundupan seperti minuman keras (mikol), rokok tanpa cukai, dan beras, tanpa ada tanda-tanda pengawasan dari aparat penegak hukum (APH).

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun, pintu masuk pelabuhan tikus diberi palang dari luar, dan aktivitas muat barang yang akan diselundupkan keluar daerah berlangsung dengan mulus terutama pada malam hingga dini hari.

Kapal-kapal kayu bersandar begitu saja, dan barang langsung dimuat ke atas kapal kayu tanpa nama.

Untuk mengelabui petugas, para pelaku pelabuhan tikus ini beralasan barang yang dibawa adalah sayur, bawang hingga beras yang akan dibawa ke Sungai Gentong, Tanjunguban, Bintan.

Pada malam hari, terlihat puluhan mobil pickup dan truck yang antri masuk ke pelabuhan tikus tersebut yang membawa Mikol, dan rokok yang akan dimuat keatas kapal kayu.

“Ya benar, pelabuhan tikus ini beroperasi seminggu 3 kali,” kata Alim, salah satu warga sekitar.

Alim menjelaskan, ada sekitar 30 mobil yang antri masuk ke pelabuhan tikus tersebut, untuk membongkar muatan barang ilegal ke atas kapal.

“Ada rokok, Mikol juga ada bang,” tegasnya.