Pedagang Sayur di Pantai Piwang Natuna Harapkan Modal dan Tempat Usaha yang Layak

Avatar photo

Bataminfo.co.id,NATUNA – Pantai Piwang di tengah ramainya aktivitas masyarakat pada akhir pekan, sejumlah pedagang sayur di kawasan pinggir jalan Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, terus berjuang mencari penghasilan dengan menjual hasil kebun seadanya. Salah satunya adalah Tomi, pedagang sayur asal SP 2 yang mengaku masih menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan usahanya, terutama soal modal dan tingginya biaya pertanian.

Tomi mengatakan harga jual sayur saat ini dinilai tidak sebanding dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan para petani. Menurutnya, harga obat-obatan pertanian dan kebutuhan untuk merawat tanaman terus mengalami kenaikan, sementara harga jual hasil panen justru cenderung murah di pasaran. Kondisi tersebut membuat keuntungan yang diperoleh petani dan pedagang menjadi sangat terbatas.

“Kadang harga sayur murah, sedangkan obat-obatan dan kebutuhan untuk tanaman mahal. Jadi hasil yang didapat tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan,” ujar Tomi saat ditemui di kawasan Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, selasa 26 mei 2026.

Saat ini, Tomi masih berjualan di pinggir jalan karena belum memiliki cukup modal untuk menyewa kios atau membuka tempat usaha yang lebih layak. Ia mengaku hanya memanfaatkan lokasi seadanya agar tetap bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, jika memiliki modal yang cukup, dirinya ingin menyewa kios agar aktivitas berjualan lebih nyaman dan tertata.

Untuk jadwal berjualan, Tomi mengaku tidak setiap hari membuka lapak penuh. Pada hari Sabtu dan Minggu, ia biasanya mulai berjualan hingga sore hari karena pengunjung Pantai Piwang lebih ramai. Sedangkan pada hari biasa, dirinya hanya berjualan pada waktu tengah hari menyesuaikan kondisi dan hasil panen yang tersedia.

“Berbagai jenis sayuran dijual dengan harga yang berbeda sesuai kualitas barang. Jagung dijual sekitar Rp4 ribu per kilogram, sementara terong dan mentimun dijual dengan harga Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram tergantung kualitas hasil panen,”ujar Tomi

Meski harga relatif terjangkau, Tomi berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait bantuan modal usaha dan penyediaan tempat berjualan bagi pedagang kecil di kawasan Pantai Piwang.

Laporan (Is)