Bataminfo.co.id, Batam– Di antara desir angin laut yang menyapu pesisir Pulau Penawar Rindu, gema syiar Islam kembali dipersiapkan untuk menyambut datangnya tahun baru Hijriah. Masyarakat Kecamatan Belakang Padang akan berkumpul dalam suasana penuh kekhusyukan pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang akan digelar di Masjid Al-Adam, Senin (15/5/2026).
Bagi umat Islam, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam penanggalan. Ia adalah ruang perenungan, tempat setiap insan menengok jejak langkah yang telah dilalui, lalu menata harapan baru untuk perjalanan yang akan datang.
Momentum itulah yang ingin dihidupkan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Belakang Padang. Ketua PHBI, Faizal, S.Pd.I., M.Pd, berharap peringatan ini menjadi perekat kebersamaan masyarakat sekaligus penguat semangat dakwah di wilayah yang dikenal sebagai Pulau Penawar Rindu tersebut.
“Melalui peringatan ini, kita harapkan kebersamaan dalam syiar Islam di Pulau Penawar Rindu ini dapat terus terjaga dan semakin kuat,” ujarnya.
Semangat yang sama juga datang dari Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE. Menurutnya, Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai momentum perubahan, bukan hanya pada tingkat pribadi, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat.
Ia memberikan apresiasi kepada PHBI dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini aktif menjaga kehidupan keagamaan di Belakang Padang.
“Saya mengapresiasi penuh PHBI sekaligus seluruh masyarakat Belakang Padang. Mari bersama-sama kita terus bergandengan tangan menuju sifat dan kehidupan yang lebih baik di tahun baru ini,” tuturnya.
Sementara itu, Masjid Al-Adam yang dipercaya menjadi pusat pelaksanaan kegiatan bersiap menyambut jamaah dari berbagai penjuru kecamatan. Ketua Masjid Al-Adam, Herizat, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya sebuah agenda seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat ikatan ukhuwah di tengah masyarakat.
“Kami berterima kasih atas terselenggaranya peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di tempat ini. Semoga acara berjalan khidmat dan lancar,” katanya.
Ajakan untuk menjadikan Muharram sebagai titik evaluasi diri juga disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Belakang Padang, Abdul Majid, S.Sy. Ia mengingatkan bahwa setiap pergantian tahun adalah kesempatan berharga untuk memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan kontribusi bagi lingkungan sekitar
“Tetap semangat dalam mendorong diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. Mari terus kita kembangkan dan majukan syiar Islam di wilayah kita tercinta,” ungkapnya.
Di tengah arus zaman yang bergerak cepat, peringatan Tahun Baru Islam menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup tidak hanya diukur dari sejauh mana langkah melangkah, tetapi juga dari seberapa banyak nilai kebaikan yang berhasil ditanamkan.
Malam Muharram nanti, Masjid Al-Adam tak sekadar menjadi tempat berkumpulnya jamaah. Ia akan menjadi ruang perjumpaan antara harapan dan doa, tempat masyarakat Belakang Padang menautkan tekad untuk melangkah ke tahun yang baru dengan hati yang lebih bersih, persaudaraan yang lebih erat, dan semangat syiar Islam yang terus menyala.












