Batam  

Akibat Lumpur Truk Molen Proyek Apartemen Pentagon Kawasan Parahyangan Bikin Warga Berjatuhan

Avatar photo
Ket foto :pengendara motor Berjatuhan Akibat Lumpur Lori Tanah Proyek Apartemen Pentangon

Bataminfo.co.id ,Batam – Jalan utama Tanjung Uma, tepatnya di sepanjang jalur depan Masjid Nur Ilahi, kini berubah menjadi area maut bagi para pengendara. Ceceran lumpur tebal yang diduga kuat berasal dari ban truk molen proyek pembangunan Apartemen Pentagon di Kawasan Parahyangan telah memicu rentetan kecelakaan fatal hingga mengakibatkan luka parah. Rabu (17/6/26)

Kondisi membahayakan di depan Masjid Nur Ilahi ini terjadi diduga akibat kelalaian armada pengangkut material proyek dalam menjaga kebersihan jalan publik.

Mobil Molen Kotor: Kendaraan berat pembawa material semen keluar dari area proyek Apartemen Pentagon di Kawasan Parahyangan dengan kondisi roda penuh lumpur pekat.

Ceceran Lumpur di Aspal: Tanah dari ban truk tersebut menempel dan tercecer di sepanjang jalan utama selama beberapa hari terakhir.

Medan Jalan Licin: Tumpukan lumpur membuat permukaan aspal menjadi sangat licin saat dilintasi kendaraan.

Korban Berjatuhan: Pengendara sepeda motor yang melintas kehilangan kendali hingga mengalami kecelakaan fatal yang berujung luka parah .

Seorang warga setempat bernama Anto, menegaskan bahwa petaka ini bersumber dari aktivitas kendaraan proyek yang dibiarkan kotor saat memasuki jalan raya.

“Jalan berlumpur ini akibat mobil molen pembawa material Apartemen Pentagon yang keluar beberapa hari lalu. Ban mobil mereka dipenuhi lumpur saat keluar dari proyek dan langsung mengotori jalan utama. Sekarang jalannya licin sekali, sampai sudah ada korban jiwa yang berjatuhan di sini,” ungkap Anto.

Melihat belum adanya tindakan nyata dari pihak manajemen proyek maupun dinas terkait, warga sekitar akhirnya mengambil inisiatif secara swadaya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga melakukan aksi heroik dengan berdiri di sepanjang jalan depan Masjid Nur Ilahi. Mereka mengorbankan keselamatan diri demi memberikan isyarat dan memperingatkan para pengendara agar berhati-hati serta menurunkan laju kendaraan.

Aksi sukarela warga ini berhasil menekan angka kecelakaan baru di jalur tengkorak tersebut. Warga Tanjung Uma kini mendesak pihak pengembang Apartemen Pentagon untuk segera bertanggung jawab membersihkan jalan dan menjamin keselamatan pengguna jalan.