Bataminfo.id, Batam – Pungutan liar (PUNGLI) diduga kembali terjadi di Kawasan Wisata Jembatan II Barelang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (KEPRI).
Kawasan yang kerab menjadi tujuan wisata utama bagi para wisatawan itu kembali diwarnai dengan polemik dugaan pungutan liar yang diduga dilakukan oleh oknum yang mengaku merupakan pemuda setempat.
Dikutip dari potongan video yang diposting di akun fb @Ga Hulu, tampak seorang pria yang diduga berprofesi sebagai pengacara, didatangi oleh sosok pria lain yang mengaku sebagai pemuda di wilayah itu, dan meminta tarif parkir sebesar lima ribu rupiah (Rp. 5.000).
Alih-alih memberi uang kepada pemuda tersebut, pria (sosok pengacara) itu malah bertanya sembari memvideokan pemuda itu.
“Siapa yang mengizinkan abang minta-minta parkir di sini? Saya mau tanya, siapa yang mengizinkan abang minta-minta parkir di sini? Siapa? Walikota kah?” tanyanya.
Tak langsung menjawab, pemuda tersebut malah menunduk sambil memainkan handphonenya. Sesaat setelah itu, dia tampak menelepon seseorang.
“Sebentar, sebentar aja bang. Nggak bang (bukan walikota),” respon pemuda itu saat ditanya.
Tak berlangsung lama, datang pria lain yang diduga merupakan rekan pemuda tersebut. Pria itu pun sontak terlibat cek-cok mulut dengan sosok pengacara yang mengutarakan protesnya terhadap dugaan pungli.
Pemuda berkaos singlet hitam, dan celana pendek hitam itu menyampaikan bahwa, tarif parkir yang dimintai mereka per kendaraan itu digunakan untuk keamanan dan kebersihan di Kawasan tersebut.
“Iya, abang salah nggak parkir disini? Ini untuk keamanan & kebersihan. Pengacara, 5000 aja pun. Jangan karena uang 5000 yah. Orang disini juga menjaga, jangan sampai orang lompat. Mikirnya kesitu bang. Jangan gara-gara 5000, abang sebagai pengacara seperti itu,” ujar pemuda itu.
Kendati begitu, sosok pengacara itu menegaskan bahwa tindakan kedua pemuda itu adalah pungli.
“Kenapa rupanya ha? Kenapa? Bukan masalah lima ribu, ini pungli. Saya keberatan dengan adanya tindakan seperti ini (pungli) disini. Ada kapasitas apa minta parkir di sini? Apa dasarnya?” Tanya dia dengan nada tegas.
Keduanya pun terus beradu mulut di tepi jalan Jembatan tersebut. Tampak pengunjung lain pun turut menyaksikan keributan sosok Pengacara vs Oknum Petugas Parkir itu.












