Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara, Pemerintah Investigasi Total Dugaan Keracunan di Anambas

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Anambas– Pemerintah memilih bersikap hati-hati dalam menangani dugaan keracunan yang diduga terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan oleh dinas terkait.

Raja Bayu Febri Gunadian, S.E menegaskan bahwa seluruh proses telah diserahkan kepada instansi berwenang, termasuk dinas kesehatan yang tengah melakukan uji sampel makanan. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti di mana letak kesalahan, apakah berasal dari makanan yang dikonsumsi atau faktor lain yang turut memengaruhi.

“Di tengah sorotan publik, pemerintah juga menekankan bahwa pelaksanaan program MBG tidak dilakukan secara sembarangan,”Jelas Raja Bayu saat dikonfirmasi melalui via telepon waWhatsApp pada pukul 22:13 wib kamis 16/04 /2026.

Setiap pihak yang terlibat dalam pengolahan makanan telah melalui proses seleksi dan pengujian. Bahkan, sistem kerja program ini berada di bawah pengawasan satuan tugas dengan koordinator wilayah, sehingga memiliki mekanisme kontrol yang jelas.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, pemerintah telah mengajukan permohonan kepada koordinator pusat MBG untuk menghentikan sementara program tersebut. Kebijakan ini diambil guna memberikan ruang bagi proses investigasi berjalan secara menyeluruh hingga ditemukan kejelasan atas peristiwa yang terjadi,”ujar Raja Bayu.

Sementara itu, pemerintah juga mengimbau kepada para orang tua siswa yang anaknya terdampak agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Pemerintah memastikan bahwa proses penyelidikan sedang dilakukan secara serius oleh dinas yang berkompeten, dan hasilnya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Laporan (Is)