Bataminfo.co.id, Batam – Unjuk rasa ribuan Buruh Kota Batam yang digelar dari pagi hingga sore, Senin (6/12/2021) terpaksa harus berakhir tanpa membuahkan hasil seperti tuntutan mereka.
Pembubaran aksi demonstrasi tersebut terpaksa dilakukan oleh koordinator lapangan tiap organsiasi buruh yang ada, sebab Gurbernur Kepri Ansar Ahmad yang ditunggu tak kunjung terlihat.
Panglima Koordinator SPMI Garda Metal Indonesia, Suprapto
Menuturkan, pihaknya menyesalkan sikap Gurbernur yang terkesan banyak alasan dan tak kunjung temui ribuan massa untuk lakukan negosiasi.
“Besok akan ada massa yang lebih besar lagi kalo memang tidak direspon oleh bapak Gurbernur,” tuturnya usai melakukan orasi, Senin sore.
Suprapto menuturkan, pihaknya akan melangsungkan kembali demontrasi dengan massa aksi hingga lima ribu orang jika hingga malam nanti tidak ada tanggapan Gurbernur terkait beberapa tuntutan yang diajukan.
Pihaknya berharap agar dalam beberapa hari ini seluruh buruh yang ada di Kota Batam bersedia turun aksi demi mendapatkan hak-hak kaum buruh sebagaimana mestinya.
“Mungkin perjuangan kami panjang dan melelahkan namun itu resiko kami demi kesejahteraan kaum buruh di kota Batam,” ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Aksi unjuk rasa sejumlah Organisasi buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Kota Batam telah melangsungkan Demonstrasi sejak pukul 09.00 pagi tadi.
Adapun tuntutan yang disuarakan oleh Aliansi Buruh Kota Batam adalah :
1. Gubernur Kepri Cabut Kasasi, Patuhi Putusan PTUN Tanjujg Pinang dan Putusan PTUN Medan Tentang UMP Kepri dan UMK BatamAN.
2. 2. Gubernur Kepri Segera Revisi SK NO.1373 TAHUN 2021 Tentang UMK 2022.
3. 3. Apabila Gubernur Kepri Tidak Melaksanakan Azas-Azas Umum yang Baik (AAUPB), Maka lebih Baik Mengundurkan diri. (Bora)











