Kemnaker RI Meresmikan Gedung Pelatihan Vokasi di Batam untuk Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja dan Mengurangi Pengangguran

Ket foto : ibu Ida fauziah bersama Muhammad Rudi walikota batam dengan stakeholder pemerintah lainya

Bataminfo.co.id, Batam – Gedung Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas di Batam, Kepulauan Riau, kini resmi dibuka oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Ida Fauziyah.

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja di Batam, telah diresmikan pembangunan Satuan Pelayanan (Satpel) Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam. Acara peresmian ini berlangsung di Satpel Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam, yang berlokasi di Nongsa, Kawasan Terpadu Industri Kabil, Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu, 10 Juli 2024.

Fasilitas yang baru diresmikan ini dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana modern yang dirancang untuk mendukung berbagai program pelatihan vokasi di berbagai bidang industri. Dengan adanya Satpel Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam, diharapkan dapat mendorong kerjasama yang erat antara BLK dan sektor industri.

BACA JUGA:   Kasus Cabul dan Isu Penculikan Kian Marak di Batam, Ini Tindakan Polsek Sekupang

Ida Fauziyah, menegaskan bahwa pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di kawasan Kabil, Nongsa, bertujuan strategis untuk menanggulangi tingkat pengangguran di Indonesia. Fokusnya terhadap BLK adalah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dengan merespons langsung kebutuhan pasar melalui program pelatihan yang terstruktur.

BACA JUGA:   Ribuan Pesepeda Tanah Air dan Mancanegara Meriahkan Event Jamselinas XII Batam

“Dengan tingkat pengangguran yang masih tinggi, terutama di kalangan lulusan SMA/SMK/Sederajat dan Diploma 1-4, penyesuaian antara kemampuan lulusan dan kebutuhan industri menjadi krusial, “ujarnya.

Data dari Kementerian Tenaga Kerja RI menunjukkan bahwa mayoritas tenaga kerja di Indonesia saat ini berasal dari lulusan SMP ke bawah, sementara industri mengharapkan adanya kualifikasi yang lebih tinggi. Hal ini menyoroti pentingnya pelatihan yang relevan guna mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di era industri 4.0 dan digitalisasi.

BACA JUGA:   The Hottest Hairstyle at Fashion Week Is Not on the Runways

“Dalam menghadapi perubahan industri dan digitalisasi, kita harus memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lapangan kerja, “Ujarnya.

Ia pun mengapresiasi penurunan signifikan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia menjadi 4,8 persen pada Februari 2024, yang merupakan langkah positif dalam upaya mengurangi pengangguran sejak era reformasi.

Pembukaan BLK di Batam diharapkan menjadi jembatan antara pendidikan vokasi dan dunia industri, mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap memenuhi kebutuhan pasar.