Kondisi Terkini Ruko Sei Jodoh Sisakan Puing, Barang dan Uang Korban Turut Ludes Terbakar

Bataminfo.co.id, Batam – Kondisi terkini bangunan ruko di Tanjung Pantun blok G, Lantai 4 Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dilalap api pagi tadi kini hanya menyisakan puing.

Hal itu terpantau langsung oleh Tim Bataminfo.co.id yang berada di lokasi tersebut usai kebakaran. Akibat peristiwa itu, tampak di lokasi tersebut kini hanya tersisa barang-barang bekas bakaran.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bangunan tersebut merupakan kos-kosan yang dikelola oleh seorang wanita bernama Irawati. Dia menyebut bahwa pada saat kejadian itu, sebagian penghuni di ruko tersebut masih dalam kondisi tertidur.

BACA JUGA:   Berakhir Tanpa Hasil, Aliansi Buruh Kota Batam Ancam Akan Kembali Gelar Aksi dengan Massa yang Lebih Besar

“Apinya dari situ (menunjuk ke arah atap ruko) sekitar jam 7 pagi. Pokoknya habis ludes tak ada sisa lagi di lantai 4 ini. Barang-barang semua, berkas habis semuanya. Di lantai 4 ini ada 6 kamar yang terdampak. Penghuninya ada 4 orang. Jam 8 baru datang mobil pemadam kebakarannya. Lama dipadamkan apinya. Kurang lebih 1 jam juga,” kata Ira.

Dari keterangan yang diperoleh di lokasi tersebut, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting arus listrik yang berasal dari ruko sebelah. Diketahui tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun korban terdampak kehilangan barang serta uang yang ikut ludes.

“Saya sudah bangun tadi. Tapi tak tau apinya dari mana. Pas tengok ke atas,eh apinya ternyata dari situ. Tapi tadi itu ada anak saksi yang liat katanya api itu kayaknya dari ruko sebelah. Perbatasan sama kosan sebelah apinya itu. Disitu itu tak ada kabel, tak ada lampu juga. Makanya kok bisa? Tapi Mungkin listrik itu kali. Karena kan tadi katanya lampu itu sempat dicetrek hidupin, lalu matiin lagi. Dia kayak redup gitu. Kalo barang, aku nggak bisa nebak berapa kerugiannya. Tapi kalo duit tadi ada anak kos punya 5 juta katanya ikut terbakar. Padahal katanya dia mau ke Malaysia hari ini. Trus ada lagi yang baru terima gaji. Korban jiwa tak ada. Tapi tadi ada yang terjebak cuman disuruh lompat ke ruko sebelah. Polisi pun baru di lokasi itu sekitar jam 10 pagi untuk masangin garis polisi,” papar Irawati.

BACA JUGA:   Bea Cukai Batam Tangkap Kapal Penyelundup HP Ilegal

Selain lantai empat yang terdampak kebakaran, di lantai 2 dan 3 juga terdampak. Termasuk ada 3 balita bersama ibunya. Terpantau, sebagian dari mereka yang masih berada di sekitar lokasi tersebut untuk membereskan barang-barangnya. Pihaknya berharap, ada bantuan dari Pemerintah setempat, terutama dalam hal tempat tinggal untuk sementara waktu pasca kejadian itu. (Non/BI)

BACA JUGA:   Bea dan Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Rokok dan Barang Elektronik Ilegal