Bataminfo.co.id, Batam – Diduga menimbun limbah PCB di sebuah gudang tanpa nama di Kawasan Edukit, Kota Batam.
Dari penelusuran Tim Investigasi, tampak sejumlah goni besar yang diduga berisi PCB alat elektronik ditampung di perusahaan yang tak memiliki plang nama ini.
Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu pekerja PT tanpa plang nama tersebut kepada Tim Investigasi media ini. Ia mengungkapkan bahwa perusahaan ini baru beroperasi satu tahun dengan jumlah karyawan yang tak banyak pula.
“Ini PT tanpa plang nama. Cabang dari yang di Batu Aji itu. Untuk buka barang semacam PCB gitu. Misalnya komputer rusak dibawa ke sini gitu. Ini baru setahun buka,” ucapnya.
Ia juga menyebut, selain di lokasi ini, masih ada satu cabang lainnya yang berada di wilayah Sekupang.
“Sekupang juga ada. Ada tiga aja. Soalnya sekarang udah banyak yang tutup. Ini aja baru setahun,” ujarnya.
Anak cabang PT tanpa plang nama ini tepat bersampingan dengan sebuah Cafe estetik bernama Cafe Alleyc di Kawasan Baloi Kolam, Sungai Panas.
Perusahaan ini juga dikelilingi dengan pagar berwarna biru yang cukup tinggi, sehingga aktivitas di dalam perusahaan ini tak terlihat dari luar. Panjang lokasi ini juga hingga berdempetan dengan pemukiman warga Rumah Liar (RULI) yang berada tepat di belakangnya.
Salah seorang warga setempat juga menyebut bahwa memang perusahaan tersebut beroperasi sejak pagi hari, dan belum lama ini.
“Sebelumnya memang PT Keramik. Tapi yang sekarang ini baru lagi, kurang tahu jelas, tapi itu bergerak di bidang elektronik,” ujarnya.
Dari investigasi yang dilakukan oleh Tim media ini, tampak sejumlah barang elektronik ditumpukan hingga sedikit melewati pagar biru yang melingkar menutupinya.
Kendati begitu, banyak dari warga yang mengaku tak mengetahui dimana pembuangan limbah dari alat-alat elektronik yang dikerjakan itu. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pihak perusahaan yang hingga kini masih beroperasi di wilayah itu.











