Bataminfo.co.id, Natuna – Suasana berbeda tampak di Gedung Olahraga (GOR) Jalan Air Mulung, Ranai, Jum’at (26/6/2026) pagi. Halaman gedung dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat, sementara di dalamnya puluhan pelajar berseragam olahraga berdiri rapi menanti prosesi pelepasan kontingen Kabupaten Natuna menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan digelar di Kabupaten Karimun pada 2–8 Juli 2026.
“Sebanyak 95 atlet, didampingi pelatih dan ofisial, secara resmi dilepas oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Pelepasan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap pembinaan olahraga usia pelajar sekaligus memberikan motivasi kepada para atlet yang akan membawa nama daerah di tingkat provinsi,” ujar Cen Sui Lan.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang meraih medali, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Prestasi dibangun melalui proses pembinaan yang panjang, latihan yang konsisten, serta kerja keras,” jelas Cen Sui Lan.
Ia mengingatkan para atlet bahwa mereka membawa nama baik Kabupaten Natuna. Karena itu, selain mengejar kemenangan, para atlet juga harus menjaga sikap, disiplin, dan sportivitas selama bertanding.
“Anak-anakku sekalian, tetap semangat, jaga diri dan jaga nama baik Natuna. Bertandinglah dengan kemampuan terbaik yang telah kalian pelajari selama latihan,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Natuna juga berkomitmen memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil mengukir prestasi, termasuk peluang memperoleh beasiswa pendidikan. Menurut Bupati, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi agar para atlet terus berkembang dan mampu berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif, mengatakan seluruh atlet telah menjalani pemusatan latihan sesuai cabang olahraga masing-masing dan siap bertanding di POPDA Kepri 2026.
Tahun ini Natuna mengirimkan atlet pada tujuh cabang olahraga. Pemerintah berharap kontingen mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang pernah diraih. Pada POPDA sebelumnya, Natuna berhasil menyumbangkan medali perak dan perunggu dari cabang olahraga sepak takraw yang kemudian mengantarkan atletnya tampil di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).
Selain dukungan pembinaan, seluruh kontingen juga mendapat perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Natuna, Hendra Harry Jona, menjelaskan bahwa perlindungan tersebut diberikan kepada seluruh kontingen selama mengikuti POPDA.
“Sebanyak 49 atlet, 11 pelatih dan asisten pelatih, 1 dokter, 1 fisioterapis, 1 ofisial, 6 koordinator, serta 15 atlet mandiri dan 2 pelatih didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama satu bulan,”tuturnya.
Seluruh peserta memperoleh manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran sebesar Rp8.400 per orang, melalui program keringanan yang merupakan bagian dari kebijakan nasional.
Menurut Hendra, perlindungan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan para atlet dan seluruh pendamping selama menjalankan tugas mewakili Kabupaten Natuna.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pembinaan para pelatih, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta semangat juang para atlet, kontingen Natuna diharapkan mampu mengukir prestasi membanggakan pada ajang POPDA X Kepulauan Riau 2026.
“Keberangkatan mereka ke Kabupaten Karimun bukan sekadar membawa target medali, tetapi juga membawa harapan besar masyarakat Natuna agar lahir atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan mengharumkan nama daerah di masa mendatang,”tutupnya.
Laporan (Is)












