Kronologi Tabrakan Bus Pemkab Bintan dan Xpander di Jembatan Kangboy, 24 Orang Jadi Korban

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Bintan – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Mitsubishi Xpander Cross dan bus operasional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terjadi di kawasan Jembatan Kangboy, Jalan Lintas Barat, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.

Tabrakan yang terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan itu menyebabkan bus terbalik dan melintang di badan jalan. Sebanyak 24 orang dari kedua kendaraan menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sopir bus Pemkab Bintan, Nova, menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengemudikan bus dengan kecepatan rendah. Namun, dari arah berlawanan, sebuah Mitsubishi Xpander Cross berwarna putih tiba-tiba menghantam bus yang dikemudikannya.

“Sekitar jam 16.20-an. Mobil putih ini langsung hantam bus kami. Untung aja jalan sepi,” ujar Nova.

Benturan keras tersebut membuat bus kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik dan menutup sebagian badan jalan. Kondisi itu sempat menghambat arus lalu lintas di sekitar Jembatan Kangboy.

Nova memastikan seluruh penumpang bus selamat. Meski demikian, sejumlah penumpang mengalami luka-luka sehingga harus dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, mengatakan kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh pengemudi Mitsubishi Xpander Cross yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.

“Mobil putih ada tiga orang. Sedangkan bus korbannya 21 orang. Semua selamat,” kata Yelvis.

Berdasarkan data tersebut, total terdapat 24 orang dalam kecelakaan itu, terdiri dari tiga orang di dalam Mitsubishi Xpander Cross dan 21 orang di dalam bus operasional Pemkab Bintan.

Petugas kepolisian bersama pihak terkait kemudian melakukan evakuasi terhadap bus yang terbalik di lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan untuk mengatasi hambatan lalu lintas sekaligus memastikan penanganan para korban berjalan lancar.

Hingga proses evakuasi berlangsung, seluruh korban dilaporkan selamat dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

(Budi)