Didukung HKTI, Panitia Penanaman Mangrove HUT IPK Matangkan Persiapan Sambut Wagub Kepri

Avatar photo
Pemasangan spanduk selamat datang Wagub Kepri,di Simpang jalan masuk Pantai VIO VIO.

Bataminfo.co.id,Batam – Panitia penanaman mangrove dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pemuda Karya (IPK) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, di Pantai Vio-Vio, Barelang, Batam.

Kegiatan peduli lingkungan sempena HUT IPK Nasional ke-57 tersebut merupakan kolaborasi IPK bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi organisasi, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove di kawasan pesisir Batam.

Ketua OKK HKTI Provinsi Kepri, Budi Lesmana, mengatakan HKTI mendukung penuh gerakan penanaman mangrove tersebut. Terlebih, organisasi itu saat ini diketuai oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura.

“HKTI sangat mendukung kegiatan penanaman mangrove ini. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kawasan pesisir,” ujar Budi.

Sementara itu, Ketua Panitia, Alex Simatupang, mengatakan persiapan kegiatan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah kebutuhan di lokasi penanaman, termasuk bibit mangrove, juga telah dipersiapkan.

“Persiapan secara keseluruhan sudah mencapai 90 persen. Bibit mangrove di lokasi penanaman juga sudah dipersiapkan,” ujar Alex.

Selain persiapan di lokasi kegiatan, panitia juga tengah menyelesaikan pemasangan spanduk di sepanjang jalan mulai dari simpang Kepribadian Mall hingga kawasan Barelang. Menurut Alex, pemasangan spanduk tersebut saat ini hampir seluruhnya rampung.

“Kami perkirakan sebelum hari H pada Selasa, 8 September, sudah selesai semua,” katanya.

Alex Simatupang sendiri bukan orang baru dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal NGO AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan) periode 2020–2023 dan terlibat dalam berbagai kegiatan penghijauan serta pelestarian lingkungan.

Dalam kiprahnya bersama AMPHIBI, Alex menyebut pernah terlibat dalam sejumlah kegiatan yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), di antaranya penanaman mangrove di atas sampah serta penanaman mangrove hingga kedalaman 100 meter di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura).

Ia juga pernah terlibat dalam program penghijauan bantaran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) serta kawasan Jalan Transyogi Cibubur–Jonggol, Jawa Barat.

Kiprah Alex di bidang lingkungan tidak hanya berlangsung di Pulau Jawa. Di Sumatera, ia bersama Koordinator Satgas Ekologi Sumatera Utara, Pastor Walden Sitanggang, turut bergerak dalam upaya penghijauan kembali kawasan Hutan Lindung Tele, Kabupaten Samosir, yang mengalami kerusakan akibat pembukaan hutan.

Di kawasan Pusuk Buhit, Samosir, yang dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam sejarah dan budaya masyarakat Batak, Alex juga dipercaya sebagai Project Director Penghijauan Pusuk Buhit. Program tersebut dilakukan melalui penanaman ribuan pohon mangga dan alpukat bersama Yayasan Pusuk Buhit.

Kegiatan penanaman mangrove di Pantai Vio-Vio Barelang menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT IPK Nasional ke-57. Selain memperingati hari jadi organisasi, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya keberadaan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Batam.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga mempersiapkan penyambutan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, yang dijadwalkan hadir dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut.

Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta mendapat dukungan dari berbagai pihak dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan HUT organisasi, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan dalam menjaga kawasan pesisir dan kelestarian lingkungan hidup.