Bataminfo.co.id, Batam- Dugaan pengancaman mengunakan senjata api di sebuah kafe Penuin, Lubuk Baja, Kota Batam, pada Minggu (6/9/2026) malam dibantah Kapolsek Lubuk Baja, AKP Cindo Kottama.
Cindo mengatakan, keributan di Kafe Penuin semalam hanya kesalahpahaman kecil, dan terkait dugaan pengancaman mengunakan senpi tidak ada.
“Tidak ada bukti menunjukkan ke senjata api,” kata Cindo, Senin (7/9/2026).
Namun, seorang pria berinisial M telah melaporkan dugaan pengancaman tersebut ke Polsek Lubuk Baja. Dalam laporan itu, korban menyebut adanya tindakan menodongkan benda berupa atau seperti senjata api.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dugaan aksi koboi tersebut terjadi di sebuah kafe kawasan Penuin, Kecamatan Lubuk Baja. Pengancaman itu dikabarkan dilakukan oleh mantan anggota DPRD Kota Batam berinisial H.
“Laporannya sudah kita terima. Tapi kita belum bisa menjelaskan lebih jauh , karena masih dalam proses lidik,” katanya, Senin 7 September 2026.
Cindo menyampaikan, berdasarkan keterangan korban, kejadian tersebut berlangsung saat keduanya dalam kondisi dipengaruhi alkohol. Selain itu, lokasi yang disebutkan pelapor saat kejadian dalam kondisi gelap.
“Kita sedang mengumpulkan barang bukti dan rekaman CCTV,” ujar Cindo.
Hingga kini, anggota Polsek Lubuk Baja masih mendalami dugaan aksi koboi tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap kronologi kejadian secara lebih lengkap.
“Kita kumpulkan alat bukti terlebih dahulu. Baru kita cocokkan dengan keterangan korban,” tutup Cindo.












