Batam  

Batam Blockout Belasan Jam, Monyet Dituding Sebagai Pemicu

Avatar photo
Ket Foto : Penampakan Wilayah Bengkong, Kota Batam per Senin, 12 Oktober 2026 malam | dok.Non/ArsBI

Bataminfo.co.id, Batam – PT PLN Batam akhirnya buka suara terkait pemicu utama Batam Blockout selama belasan jam hingga menyebabkan Batam menjadi Kota Mati.

Sekretaris PLN Batam, Rudi Antoni saat dikonfirmasi oleh Tim Redaksi Bataminfo, Ia mengatakan bahwa Batam menjadi gelap gulita gara-gara hewan liar, yaitu monyet.

“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar (monyet) ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan kerusakan hingga berdampak pada sistem kelistrikan,” jelasnya melalui WhatsApp pada Selasa pagi, (13/10/26).

Meski begitu, belum diketahui pasti, berapa ekor monyet yang masuk dan mengobrak-abrik area Gardu, sebagaimana disebut oleh pihak PLN Batam.

Rudi juga menjelaskan, dengan adanya gangguan listrik yang berdampak pada semua sektor di Batam ini, pihaknya masih memerlukan waktu untuk mengoptimalkan kembali daya listrik.

“Secara teknis, untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang kemaren tidak beroperasi karena gangguan pada gardu induk, maka proses persiapan co-firing pada PLTU Tanjung Kasam memerlukan waktu sebelum kembali beroperasi secara optimal untuk bisa menghasilkan daya listrik,” jelas dia.

Proses Co-Firing sebagaimana yang disebut Rudi, merupakan teknik mencampur dan mengganti sebagian bahan bakar batu bara dengan bahan bakar bio masa dalam boiler Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tanla harus melakukan modifikasi besar pada struktur pembangkt.

Sementara ini, pihaknya masih mengatur pasokan listrik secara bergilir di sebagian wilayah Kota Batam.

“Sehingga dengan belum beroperasinya PLTU, PLN Batam melakukan pengaturan pasokan listrik secara bergilir di sebagian wilayah Kota Batam,” katanya.

Sementara, terkait estimasi normalnya pihaknya belum dapat memastikan. Meski begitu, demi aktivitas dan kebutuhan masyarakat tetap berjalan, pihaknya mengatur pasokan listrik secara bergilir, sembari memastikan sistem pembangkit listrik.

“Untuk informasi bergiliran untuk hari ini mba, adapun untuk selanjutnya melihat system pembangkit listrik. Mohon doanya agar pulih cepat,” ucapnya.