Bataminfo.co.id, Natuna — Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong budidaya ikan air tawar sebagai alternatif sumber pendapatan masyarakat. Namun, upaya itu masih menghadapi persoalan fasilitas pembibitan yang membutuhkan tambahan sarana dan prasarana.
Bupati Natuna Cen Sui Lan meninjau lokasi pembibitan ikan air tawar pada Sabtu sore,(10/10/2026).Kunjungan itu dilakukan setelah ia menyerahkan bantuan 100 unit fiber box kepada kelompok nelayan.
Di lokasi pembibitan, Cen menanyakan kondisi fasilitas dan kendala yang dihadapi pengelola. Ia juga menyoroti ketersediaan bibit yang akan disalurkan secara gratis kepada kelompok pembudidaya ikan air tawar.
“Pengembangan ikan air tawar ini sangat penting untuk membantu masyarakat meningkatkan perekonomian keluarga,” jelas Cen.
Menurut dia, bantuan bibit diharapkan dapat meringankan biaya awal masyarakat yang ingin memulai usaha budidaya. Pemerintah daerah juga berharap sektor ini berkembang sebagai sumber pendapatan tambahan, sehingga ekonomi keluarga tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan laut.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Natuna, Hadi Suryanto, yang mendampingi Cen bersama kepala UPTD terkait, mengatakan proses penetasan ikan dilakukan di lokasi tersebut.
“Ikan-ikan ini kita tetaskan di sini,” ujar Hadi.
Ia juga mengungkapkan bahwa fasilitas pembibitan masih membutuhkan tambahan sarana dan prasarana. Kebutuhan itu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar proses penetasan dan penyediaan bibit dapat berjalan lebih optimal.
Persoalan fasilitas menjadi penting karena bantuan bibit tidak serta-merta menjamin keberhasilan usaha masyarakat. Kelompok pembudidaya tetap membutuhkan pendampingan teknis, sarana pemeliharaan, serta dukungan agar ikan dapat tumbuh hingga siap dipanen dan memiliki nilai jual.
Bagi Natuna, pengembangan ikan air tawar berpotensi memperluas pilihan usaha di luar perikanan laut. Namun, manfaat program tersebut akan bergantung pada kesiapan fasilitas pembibitan, ketepatan penyaluran bantuan, dan keberlanjutan pembinaan terhadap penerima.
Pemerintah daerah kini perlu memastikan bibit gratis benar-benar menjangkau kelompok yang membutuhkan.
Pembenahan fasilitas juga menjadi bagian penting agar lokasi pembibitan tidak hanya menghasilkan bibit, tetapi turut menopang usaha produktif masyarakat.
Laporan (Iskandar)











