Bataminfo.co.id,Batam – Kurang dari 24 jam, Unit Reskrim Polsek Nongsa berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis di Perumahan Family Dream, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.
Dalam pengungkapan ini, Polisi meringkus seorang pria berinisial MY (31) yang tak lain merupakan pacar sesama jenis dari korban berinisial AS (22).
Informasi yang berhasil di peroleh pewarta, motif tindak pidana pembunuhan berencana ini dipicu karena diduga cemburu buta dan merasa dibohongi dalam kisah asmara sesama jenis yang mereka lakukan. Korban AS diduga berselingkuh sesama jenis dengan seorang pria berinisial AB.
“Motif pembunuhan itu karena cemburu dan merasa di selingkuhi atau di bohongi. Tersangka MY (31) mempergoki AS sedang berpelukan di kamar kos Family Dream,” ujar Sumber.
Karena terbakar api amarah, MY langsung masuk ke dalam kamar lalu memukul kepala AB (selingkuhan AS) dengan menggunakan kayu hingga terjadi pertengkaran diantara mereka bertiga.
“MY yang emosi pada saat itu, mengeluarkan sebilah pisau dapur dan menikam punggung serta kepala AS. Karena panik usai menikam korban, MY langsung melarikan diri dan informasi telah berhasil diamankan Polsek Nongsa,” jelasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Nongsa Kompol Eriman melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Susanto membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan otak pelaku dalam pembunuhan sadis tersebut.
“Ya benar, kita telah mengamankan satu orang pria berinisial MY yang diduga kuat otak pelaku dalam kasus ini. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Susanto.
Sebelumnya diberitakan, warga Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, Kota Batam digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda tewas bersimbah darah di kamar kos-kosan, Selasa (10/2/2026) siang
Berdasarkan sebuah dokumentasi foto yang diterima wartawan, kondisi korban tampak mengenaskan dengan sebilah pisau tertancap di bagian kepala.
Informasi yang dihimpun, korban diduga dibunuh oleh teman prianya yang merupakan sesama warga Batu Besar atas dasar motif cemburu.
Menurut sumber Wartawan, kronologi berawal ketika penghuni kost yang merupakan pekerja di Hanggar sedang sibuk beresin barang hendak pindah kost.
Saat itu, pelaku bernama Muhammad Yusuf sempat bantu beresin barang-barang penghuni kost. Sementara posisi korban saat itu tengah tidur di kasur.
“Tiba-tiba pelaku menyerang korban dengan sajam berkali-kali,” ujar sumber yang namanya tidak mau disebutkan.
“Kejadian itu sempat dilerai oleh pria penguni kost tersebut. Pokoknya kejadian itu begitu cepat. Pelaku langsung kabur ke arah Masjid. Dan informasi terakhir, pelaku sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Susanto mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut.
“Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan mendalam perihal peristiwa ini,” ujar Iptu Rahmat Susanto menjawab konfirmasi wartawan. (****)









