Bataminfo.co.id, Batam – Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Batam menghadiri audiensi yang difasilitasi oleh Komisi IV DPRD Kota Batam, pukul 13.30 WIB pada, Selasa (3/2/26).
Dalam audiensi tersebut, pihak TBM Batam memperkenalkan serta memaparkan sejumlah poin yang menjadi tujuan pihaknya audiensi dengan Komisi IV.
Dalam pemaparannya itu, salah satu poin penting diantaranya yakni, meminta dukungan langsung dari Komisi IV terhadap rencana acara Aku Cinta Buku yang akan diselenggarakan pada 14 Februari mendatang.
“TBM akan melaksanakan acara pada tanggal 14 Februari 2026 untuk para pecinta buku di One Batam. Acara ‘AKU CINTA BUKU’ ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi, dalam rangka hari valentine. Yang mana, acara ini mengedepankan nilai integritas dan literasi. Untuk itu, kami juga mengharapkan dukungan dari Komisi IV DPRD Kota Batam,” ucap Ronal G Sirait selaku Kepala Bidang Litbang TBM, sekaligus Ketua Pelaksana acara.
Lagi katanya, “Karena ini kegiatan sosial, oleh sebab itu kami rindu ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam hal ini yang membawahi pendidikan. Sehingga kami bisa berkoordinasi dengan Komisi IV,” sambungnya.
Selanjutnya, menanggapi respon dari Ketua Komisi IV, Ronal menyebut, pihaknya menerima dan akan memproses dokumen yang diperlukan dan akan diajukan untuk anggaran 2027 mendatang.
“Yang disampaikan Pak Ketua tadi itu benar, regulasinya. Kami akan masukkan permohonan, untuk tahun 2027 supaya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Pak Ketua. Acara ini cukup penting untuk minat baca dan literasi, maka kami akan terus bergerak karena ini soal jiwanya bangsa. Tanpa membaca, anak-anak akan mengalami degradasi, kekurangan pengetahuan. Apalagi di zaman digitalisasi ini,” ucapnya.
Kata dia, hingga saat ini pihaknya telah mendapatkan banyak dukungan sosial. Ia mengaku anggaran yang terkumpul saat ini untuk penyelenggaraan acara nanti masih minim. Kendati begitu, Ronal optimis pihaknya bisa menyelesaikan acara tersebut.
“Memang dukungan secara anggaran minim, tapi kita dapat dukungan sosial dari berbagai lapisan masyarakat. Mengenai anggaran, karena itu adalah gawenya komunitas, maka cukup tidak cukup, kami harus berupaya dengan tenaga yang kami bisa. Bukan uang yang duluan, tetapi niat tulus yang dari hati, pasti jadi,” tutur dia.
Ia menjalaskan, selama ini pihaknya juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah liar (RULI) di Kota Batam, demi meningkatkan minat baca bagi anak-anak.
Untuk diketahui, pada Februari mendatang kata dia, pihaknya bakal menggelar sejumlah kategori kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak.
“Sebelumnya kami juga sering adakan road show ke ruli-ruli karena disitu kurang perhatian. Kegiatan yang kita akan lakukan pada 14 Februari bentuknya banyak, diantaranya; beda buku, dongenng, puisi, pantun, tari persembahan, dan tanya jawab Forum TBM,” terang Ronal.
Hal senada diungkapkan oleh Bidang Acara, Rohana yang turut hadir dalam ausiensi tersebut. Kata dia, kini TBM telah tersebar di 42 titik Wilayah Batam.
“Untuk konsep kegiatan kita tak ada perlombaan. Sekarng hanya kegiatan literasi. Jadi yang mengisi kegiatan itu semuanya dari TBM. Kami ada di 42 titik, tersebar di Kota Batam,” ujarnya.
*Komisi IV DPRD Batam siap Tampung Aspirasi TBM Batam*
Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk dalam wawancara ekslusifnya dengan Tim Redaksi Media Bataminfo, Ia menegaskan kepada Pengurus TBM agar lebih mempersiapkan dokumen yang diperlukan, terlebih mengenai pengajuam anggaran untuk menyokong kegiatan yang diprogramkan.
“Ini aspirasi masyarakat, kami harus tampung. Teman-teman TBM menyampaikan program mereka. Tapi jangan dilakukan hanya dengan temporari. Lakukan dengan penuh perencanaan, maka pemerintah harus hadir untuk mendukung rencana baik ini, apalagi dimulai dari usia dini,” jelas Dandis saat ditemui di ruangannya usai rapat.
Dandis meminta kepada pengurus TBM Batam agar melengkapi berkas demi sinergitas dengan pemerintah kedepannya. Selanjutnya, mengenai kebutuhan anggaran yang disampaikan oleh pihak TBM, Dandis mengatakan, pihaknya siap menyuarakan kepada Dinas dan atau Instansi terkait.
“Kami mengharapkan kepada pengurusa TBM supaya kepengurusannya itu diperbaiki agar bisa bersinergi bekerja, untuk bisa mewadahi 42 titik TBM di Kota Batam. Terkait anggaran, saya menyampaikan agar kegiatan itu dibuat secara tahunan. Agar bisa kita bantu penganggarannya, apakah di Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan atau di Kesbangpol untuk dana hibah,” ucapnya.
Meski begitu Dandis menyebut, program yang digaungkan oleh TBM Batam ini merupakan agenda besar yang patut mendapatkan dukungan Pemerintah.
“Tapi yang jelas, itu menjadi agenda supaya gaungnya besar. Kami meminta agar disiapkan segala sesuatunya, mengenai persyaratannya. Kalau sudah lengkap semua, maka nanti kita bisa bantu suarakan. Saat ini kan belum ada diajukan,” ujarnya.











