Bataminfo.co.id, Batam – Gusti Yennosa resmi memimpin Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kepri masa bakti 2021-2025.
Oca sapaan akrabnya bersama pengurus daerah IJTI Kepri, dilantik langsung oleh Ketua IJTI Pusat, Herik Kurniawan. Pelantikan digelar di Balroom Hotel Aston Batam, Selasa (14/12/2021).
Pelantikan Ketua IJTI Kepri dihadiri langsung oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi, Asisten 1 Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt serta stakeholder dan tamu undangan lainnya.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berharap IJTI Kepri bisa membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi agar tersampaikan ke masyarakat.
“Kami bangga dan ini sangat luar biasa. Dengan adanya IJTI Kepri ini bisa membantu Pemerintah dalam menyampaikan informasi, apa saja yang direncanakan dan dibangun oleh Pemerintah bisa tersampaikan kepada masyarakat luas,” ujar Rudi.
Lanjutnya, sehingga masyarakat mengetahui pertumbuhan di Kota Batam dari semua sektor. Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, dan bisnis saja.
“Untuk itu saya titip kepada IJTI Kepri, semoga bisa menjadi corong buat masyarakat Kota Batam dan Provinsi Kepri dalam menyampaikan informasi dari waktu ke waktu,” bebernya.
Ditempat yang sama, Ketua IJTI Pusat, Herik Kurniawan sangat berharap besar kepada IJTI Kepri, agar terus memberikan informasi yang baik kepada masyarakat di Kepri.
“Segera siapkan langkah-langkah kedepan, agar pertelevisian di Indonesia terus berkarya dan tetap menjadi pemberitaan yang diminati oleh masyarakat,” kata Hendrik.
Hendrik menuturkan, jurnalis IJTI juga terus menjalin kerjasama yang baik dengan stakeholder, agar pemberitaan independen dan tidak berpihak.
“Pekerjaan yang utama kita adalah menghapuskan para netizen, yang mengklaim karya jurnalis,” ujarnya.
Lanjut Hendrik, netizen tidak tahu akan karya jurnalis, sehingga yang disalahkan adalah para jurnalis.
“Ya misalnya video artis kecelakaan di jalan tol, itu banyak foto dan vidio yang beredar melihatkan jasad dan bahkan korban itu sendiri,” ungkap Hendrik.
Sementara itu, Ketua IJTI Kepri terlantik Gusti Yennosa mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pelantikan berjalan meriah.
“Visi misi kami kedepan adalah menggelar sertifikasi wartawan Tv, agar kedepannya dapat menyediakan pemberitaan yang sesuai dengan karya jurnalis,” kata Yennosa.
Lanjut Yennosa, saat ini, wartawan televisi yang ada di Kepri berjumlah sekitar 60 orang. “Nanti akan kami rangkul semua, dan dilakukan sertifikasi,” pungkasnya. (yog)











