PLN Natuna Ungkap Alasan Pemadaman Terencana, Keselamatan dan Keandalan Jaringan Jadi Prioritas

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Natuna – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna memperkuat langkah antisipasi gangguan pasokan listrik, terutama saat cuaca ekstrem dan pelaksanaan agenda penting daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui pemeliharaan jaringan secara terencana untuk menjaga keandalan listrik bagi masyarakat di Kabupaten Natuna.

Komitmen itu disampaikan Manager PLN ULP Natuna, Tasnim, dalam kegiatan Sinergitas Coffee Bareng Insan Pers di Kedai Kopi Ranai Square, Natuna, Selasa (27/10/2026).

Dalam pertemuan bersama insan pers tersebut, Tasnim menjelaskan bahwa pemeliharaan jaringan menjadi salah satu langkah preventif PLN untuk meminimalkan risiko gangguan listrik. Langkah ini terutama dilakukan menjelang kegiatan yang membutuhkan pasokan listrik stabil, termasuk peringatan hari besar dan agenda pendidikan.

Menurut Tasnim, pemeliharaan jaringan direncanakan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kebutuhan pelayanan. Dengan demikian, pekerjaan teknis dapat diselesaikan sebelum kegiatan penting berlangsung.

“Sebelum hari-hari besar atau momen penting, kami selalu mengagendakan pemeliharaan jaringan terlebih dahulu. Contohnya saat Hari Jadi Natuna lalu, alhamdulillah pasokan listrik aman dan tidak ada pemadaman,” ujar Tasnim.

Selain agenda pemerintahan dan kegiatan daerah, PLN Natuna juga mengantisipasi kebutuhan listrik selama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa SMA sederajat di Natuna.

Tasnim menyebutkan, pemeliharaan jaringan telah dirampungkan lebih awal untuk mengurangi potensi gangguan selama ujian berlangsung.

Berdasarkan keterangan PLN, hingga pelaksanaan ujian berakhir pada pukul 12.00 WIB, tidak ada laporan gangguan pemadaman listrik dari sekolah-sekolah yang mengikuti ujian tersebut.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah PLN dalam mendukung kelancaran kegiatan pendidikan, mengingat pasokan listrik dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sekolah selama ujian berlangsung.

Di sisi lain, PLN juga menjelaskan alasan pemadaman terencana yang sempat dilakukan pada sore hari. Menurut Tasnim, tindakan tersebut berkaitan dengan potensi gangguan jaringan akibat kondisi pohon milik warga yang dilaporkan hampir mengenai kabel listrik.

Kondisi cuaca Natuna yang kerap disertai angin kencang turut menjadi pertimbangan dalam penanganan tersebut. Jika tidak segera ditangani, pohon yang rawan patah berpotensi mengganggu jaringan dan memicu korsleting maupun pemadaman yang lebih luas.

“Tadi ada laporan pohon milik warga sudah mau putus dan hampir mengenai kabel jaringan listrik. Karena besok angin dikhawatirkan kencang dan bisa menyebabkan korsleting atau padam total saat ujian, maka lebih baik kami padamkan sementara di luar jam sekolah untuk dilakukan penanganan,” jelasnya.

Menurut PLN, pemadaman sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi agar penanganan potensi gangguan dapat berlangsung dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat dan keandalan jaringan listrik.

Melalui kegiatan Sinergitas Coffee Bareng Insan Pers, PLN ULP Natuna juga mengapresiasi dukungan wartawan dalam menyampaikan informasi kelistrikan kepada masyarakat.

PLN berharap komunikasi dan koordinasi dengan insan pers terus terjaga sehingga informasi mengenai pemeliharaan jaringan, potensi gangguan, serta langkah penanganan kelistrikan dapat disampaikan secara akurat dan transparan kepada publik.

Dengan pemeliharaan terencana dan penanganan dini terhadap potensi gangguan, PLN Natuna berupaya menjaga keandalan pasokan listrik di tengah tantangan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Laporan (Iskandar)