Karimun,Bataminfo.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun terus mendorong kemudahan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak daerah melalui berbagai inovasi pembayaran.Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan talkshow dan roadshow edukasi perpajakan dengan konsep jemput bola.
Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, mengatakan kemudahan akses, informasi yang jelas serta pemberian insentif menjadi faktor penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak maupun retribusi daerah.
Salah satu kemudahan yang diberikan adalah pembayaran pajak secara digital melalui integrasi aplikasi pembayaran. Wajib pajak yang melakukan pembayaran tepat waktu melalui aplikasi juga mendapatkan insentif berupa potongan sebesar 5 persen.
Sementara bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak, Pemkab Karimun menyediakan program penghapusan denda keterlambatan. Bahkan, wajib pajak dengan tunggakan hingga lima tahun diberikan keringanan. Selain denda dihapus, wajib pajak cukup membayar 50 persen dari pokok tunggakan.
“Dengan berbagai kemudahan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar dan tidak lagi merasa terbebani dalam memenuhi kewajiban pajaknya,” ujar Bupati Karimun.
Pemkab Karimun juga menegaskan bahwa penerimaan dari pajak dan retribusi daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Dana tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, BPJS gratis hingga penyediaan seragam sekolah gratis bagi peserta didik jenjang TK, SD dan SMP.
Program kemudahan perpajakan ini merupakan hasil kolaborasi antara PTSP, Bapenda, Samsat dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.
Selain inovasi perpajakan, Pemkab Karimun juga memperkenalkan program Bank Jelantah. Program ini memberikan nilai ekonomi terhadap minyak jelantah yang dikumpulkan masyarakat sekaligus menjadi upaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemkab Karimun berharap pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, kepatuhan membayar pajak meningkat dan kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh secara berkelanjutan.












