Kabar Gembira! Bintan Resort Hadirkan BiHof 2026, Angkat Bahan Lokal dan Talenta Bartender Kepri

Avatar photo
Ket Foto : BiHOF 2026 menghadirkan kompetisi mixology. flair bartending, pelatihan F&B, showcase, dan Hospitality Night di Lagoi Bay, Bintan, Kepri | dok.ist/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Kabar Baik! Bintan Hospitality Festival (BiHOF) 2026 akan digelar di Bintan Plaza, Lagoi Bay, Bintan, pada tanggal 1 Oktober 2026 dengan mengusung tema “ROOT TO GLASS – A Sustainable Journey Through Bintan’s Forgotten Ingredients.”

Tema ini mengangkat perjalanan bahan lokal Bintan, dari sumbernya hingga diolah menjadi minuman, sekaligus menyoroti bahan-bahan yang mulai jarang
digunakan atau kurang dikenal.

“Tema BiHOF 2026 sangat sejalan dengan komitmen kami dalam mempromosikan Bintan Resorts sekaligus memperkuat identitas Pulau Bintan. Penggunaan
bahan-bahan lokal di dalamnya bukan sekadar pelengkap, melainkan wujud nyata dari kisah dan keunikan identitas destinasi ini,” ujar Helsa, Head of Marketing and Promotion Selasa(15/9/25).

Bintan Resorts. Rangkaian acara mencakup Mixology Competition, Flair Bartending Competition, F&B Training & Exhibition, F&B Showcase, serta Hospitality Night.

Program-program tersebut mempertemukan bartender, pekerja hospitality, pelaku usaha, vendor, dan komunitas Food & Beverage dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.

Konsep ROOT TO GLASS menggambarkan perjalanan bahan dari sumbernya hingga
menjadi minuman di dalam gelas. Bahan lokal dapat diolah menjadi syrup, infusion, fermentasi, cocktail, maupun mnocktail.

Konsep ini juga membawa pendekatan keberlanjutan melalui penggunaan bahan lokal, pengurangan limbah makanan,
pemanfaatan bagian bahan yang biasanya terbuang, serta dukungan terhadap petani
dan komunitas lokal.

Salah satu fokus utama tahun ini adalah Bintan Forgotten Ingredients, yaitu bahan-bahan lokal Bintan yang mulai jarang digunakan atau kurang dikenal, namun masih memiliki nilai kuliner dan potensi untuk dikembangkan menjadi minuman.

“Bagi kami, ROOT bukan sekadar bahan utama, tetapi tentang kembali melihat apa yang sebenarnya sudah ada di Bintan. Ada banyak bahan lokal yang mulai jarang digunakan, padahal punya karakter dan potensi yang kuat. Melalui ROOT TO GLASS. Kami ingin bahan-bahan itu dikenali kembali dan diberi ruang lewat kreativitas para bartender,” ujar Manahan Purba selaku Chairman acara BiHOF 2026.

Dalam Mixology Competition, peserta wajib membuat satu cocktail kreasi dengan minimal satu bahan lokal Bintan sebagai bahan utama. Penilaian mencakup rasa dan
keseimbangan, penggunaan forgotten ingredient, teknik, keberlanjutan, kreativitas,
presentasi, serta storyteling.

Selain mixology, BiHOF 2026 juga menghadirkan Flair Bartending Competition dimana setiap bartender ditantang membuat dua minuman dalam waktu tujuh menit: satu berdasarkan resep atau bahan yang ditentukan panitia, dan satu cocktail kreasi dengan minimal satu Bintan Forgotten Ingredient.

Proses penjurian akan dipimpin oleh praktisi berpengalaman. Kategori mixology menghadirkan Darren Defretes, yang memiliki pengalaman di berbagai kompetisi nasional dan internasional. Sementara itu, kategori flair bartending dipimpin oleh Asanova Lawalata, flair bartender profesional dan Ketua Jakarta Bartender Club.

Di luar kompetisi, BiHOF 2026 juga menghadirkan F&B Training & Exhibition sebagai sesi edukasi dan pengembangan kompetensi bagi insan hospitality.

Materinya mencakup bartending, mixology, pengetahuan minuman, pelayanan, pengetahuan produk, pengendalian biaya, kreativitas menu, hingga pengembangan bisnis F&B.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Hospitality Night, yang mempertemukan insan hospitality dari berbagai daerah di Kepulauan Riau dalam suasana yang lebih santai.

Kegiatan ini ditujukan untuk memperluas jaringan, bertukar pengalaman, dan
mempererat hubungan antar pelaku industri. Melalui BiHOF 2026, ROOT TO GLASS menjadi benang merah yang menghubungkan bahan lokal, kreativitas bartender, dan pengembangan komunitas hospitality di Kepulauan Riau.