Bataminfo.co.id,Batam – Forum Wartawan Batam (FWB) mengapresiasi klarifikasi yang disampaikan Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, terkait pernyataannya mengenai kerja sama dengan media yang sebelumnya disampaikan dalam Forum Silaturahmi Pimpinan BP Batam bersama insan pers di Gedung Marketing BP Batam, Rabu (25/8/2026) lalu.
Klarifikasi tersebut disampaikan secara tertulis oleh Li Claudia Chandra dan dibacakan Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Berlian, didampingi jajaran BP Batam, dalam pertemuan bersama perwakilan FWB di Kafe Boemi, Kamis (3/9/2026) pagi.
Dalam klarifikasinya, Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa pertemuan sebelumnya merupakan forum silaturahmi dan diskusi untuk membangun komunikasi antara BP Batam dan insan pers. Ia juga menegaskan penghargaan terhadap profesi jurnalistik serta peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menjaga ruang publik yang sehat.
Li Claudia juga menyampaikan bahwa dalam sebuah percakapan terbuka dapat muncul pertanyaan maupun penyampaian yang kemudian dipersepsikan berbeda, terlebih apabila bagian dari percakapan tersebut disampaikan secara terpisah dari konteks pembicaraan secara keseluruhan.
Ia berharap persoalan yang berkembang dapat diselesaikan dengan baik melalui komunikasi dan tidak mengganggu hubungan kemitraan yang telah terjalin antara BP Batam dan insan pers. BP Batam, menurutnya, tetap terbuka terhadap kritik, koreksi dan masukan dari media serta berkomitmen membangun pola komunikasi yang lebih baik secara profesional, proporsional dan setara.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan FWB, Rudi Pangaribuan menyampaikan apresiasi atas klarifikasi yang diberikan. Klarifikasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dari upaya membangun kembali komunikasi yang baik antara insan pers dengan BP Batam.
Perwakilan FWB menyebutkan, salah satu hal yang menjadi perhatian sekaligus tuntutan forum sebelumnya adalah adanya kejelasan atau klarifikasi terhadap pernyataan yang berkembang terkait kerja sama media. Dengan telah disampaikannya klarifikasi secara terbuka, FWB menilai salah satu poin yang diharapkan telah mendapatkan respons.
“Kami mengapresiasi klarifikasi yang sudah disampaikan. Salah satu yang menjadi tuntutan kami memang meminta adanya klarifikasi. Hari ini sudah disampaikan, dan bagi kami ini merupakan bentuk komunikasi yang baik,” ujar Rudi.
Menurutnya, kehadiran perwakilan BP Batam untuk berdialog secara langsung juga menunjukkan adanya ruang komunikasi yang terbuka. Karena itu, FWB memilih melihat pertemuan tersebut sebagai langkah positif untuk mencari penyelesaian secara bersama-sama.
“Bu Li sebenarnya welcome dengan kita. Namun karena ada tugas negara, beliau tidak bisa bertemu langsung dengan kita. Tetapi suara dan penjelasan beliau sudah disampaikan melalui perwakilan BP Batam. Artinya, apa yang menjadi tuntutan kami terkait klarifikasi sudah tersampaikan,” ujarnya.
FWB menilai, ketika komunikasi dan ruang dialog telah terbuka serta salah satu poin penting yang diminta telah mendapatkan jawaban, maka tidak ada lagi alasan untuk memperpanjang persoalan melalui langkah-langkah yang dapat berpotensi menimbulkan ketegangan.
“Kalau komunikasi sudah terbangun dengan baik dan apa yang menjadi tuntutan kita sudah disampaikan, untuk apa lagi kita melakukan aksi pada tanggal 3 ini. Bagi kami, dialog adalah jalan yang lebih baik untuk menyelesaikan persoalan,” katanya.
Sikap tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen FWB untuk tetap mengedepankan komunikasi, profesionalitas, serta kepentingan yang lebih luas dalam menyikapi setiap persoalan yang berkaitan dengan hubungan antara media dan BP Batam.
FWB berharap momentum pertemuan tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat kembali hubungan kemitraan antara insan pers dan BP Batam. Perbedaan pandangan yang muncul diharapkan tidak menjadi penghalang untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, saling menghormati, dan konstruktif.
Dengan terbangunnya komunikasi tersebut, FWB juga berharap seluruh pihak dapat kembali fokus pada peran dan tanggung jawab masing-masing, termasuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Batam serta mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara baik, berimbang dan bertanggung jawab.












