Tiga Hari Tanpa Aliran Air Bersih, Warga Batam Minta PT ABH Percepat Perbaikan dan Relokasi Pipa di Muka Kuning

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Batam – Memasuki hari ketiga adanya gangguan aliran air atau air tidak menyala di sejumlah wilayah di kota Batam pada Sabtu ini (29/08/2026), warga daerah Batam Center, Marina, Batu Aji, Tembesi dan sekitarnya mulai resah karena kesulitan mencari alternatif air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasokan air galon dari depot air minum, tidak bisa mencukupi permintaan konsumen yang mengalami gangguan layanan aliran air bersih yang mati sejak Rabu malam lalu.

Kejadian ini merupakan dampak dari adanya pekerjaan terencana relokasi Pipa milik perusahaan penyedia layanan Air bersih, Air Batam Hilir yang berdiameter 800 milimeter dan perbaikan pipa diameter 600 milimeter yang bocor di depan kawasan industri Batamindo Muka Kuning Batam, provinsi Kepri.

Pihak Air Batam Hilir melalui Humasnya meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengatakan bahwa pekerjaan relokasi Pipa 800 milimeter dan perbaikan pipa 600 milimeter yang bocor tersebut sudah memasuki tahap finishing, dan dijadwalkan selesai hari ini.

Pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor jalan, dengan waktu pelaksanaan yang awalnya di estimasi mulai Rabu (26/08/2026) jam 21.00 wib hingga Kamis (27/08/2026) pukul 04.00 WIB. Namun, karena ketidak profesionalan pekerjaan ini, pelaksanaan pekerjaan dilapangan tidak berjalan sesuai estimasi awal. Dibutuhkan waktu jauh lebih panjang dan baru dapat diselesaikan pada Jumat sekitar pukul 09.45 wib.

Jaringan mulai dioperasikan kembali pada pukul 13.00 wib, namun tim teknisi menemukan kebocoran pipa di jalur yg sama yang mengakibatkan adanya semburan air hingga meluber ke jalan. Dan hingga saat ini masih dilakukan perbaikan.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak selama proses penanganan dan pemulihan antara lain Batam Centre, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid,Rosedale, Dutamas, Industri Batam Centre, Citra Batam, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Tembesi, Barelang, Saguba, Fanindo, Marina dan wilayah sekitarnya.

PT Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan pelayanan yang terjadi melalui akun media sosialnya. Dan memberitahukan tata cara mendapatkan air bersih melalui mobil tangki air minum yang di operasikan pihak ABH untuk menanggulangi krisis air bagi warga yang terdampak.

Sementara itu beranda media sosial diserbu warga Batam untuk menumpahkan keluhan, kekesalan dan juga harapan mereka terhadap persoalan ini. Postingan berasal dari akun media sosial warga di wilayah terdampak yang meminta pihak ABH segera mengatasi masalah tersebut. Karena air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia dalam beraktifitas sehari-hari. Warga berharap setelah ini tidak ada drama pipa air yang pecah dan air mati lagi. (Wati)