Bataminfo.co.id,Batam – Arena permainan keluarga yang seharusnya menjadi tempat keceriaan anak-anak kini tengah berada di bawah sorotan tajam.
Sebuah investigasi mendalam mengungkap adanya dugaan praktik perjudian terselubung di gerai permainan populer, Hokky Bear, yang beroperasi di sejumlah pusat perbelanjaan di Batam, seperti BCS Mall, One Batam Mall dan Top 100 Tembesi. Senin (27/4/25)
Modus Operandi: Tiket yang Menjadi Mata Uang
Berbeda dengan taman bermain pada umumnya, Hokky Bear diduga menggunakan sistem “loophole” atau celah hukum untuk memfasilitasi taruhan tinggi. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa mesin permainan ketangkasan tidak lagi menyasar koordinasi mata dan tangan anak-anak, melainkan murni mengandalkan keberuntungan (chance).
Modus yang digunakan adalah pengumpulan tiket dalam jumlah fantastis. Jika biasanya tiket ditukarkan dengan alat tulis atau boneka, di gerai ini terdapat jaringan “pengepul” di sekitar area yang siap menukarkan tiket atau voucher poin dengan rokok kemudian Ke uang tunai.
“Saya bisa menghabiskan 2 hingga 5 juta rupiah dalam satu malam di mesin pendorong koin. Tujuannya bukan cari mainan, tapi mengejar jackpot poin yang bisa dijual lagi ke orang di luar,” ujar seorang pengunjung yang enggan disebutkan identitasnya.
Target yang Bergeser
Meskipun papan nama dan dekorasi ruangan dipenuhi gambar kartun dan warna-warni cerah khas anak-anak, mayoritas pemain di zona “high-stakes” adalah orang dewasa. Mereka seringkali terlihat membawa tas berisi ribuan koin dan bermain hingga larut malam.
Keberadaan anak-anak di sekitar orang dewasa yang tengah berjudi ini menimbulkan kekhawatiran moral dan psikologis. “Ini sangat berbahaya. Anak-anak melihat orang tua mereka berteriak histeris saat menang atau memukul mesin saat kalah. Ini edukasi yang sangat buruk,” kata sosiolog yang enggan disebutkan namanya.
Respons Pihak Berwenang
Masyarakat berharap pihak kepolisian serius dalam mengani masalah ini. Sebab modus yang digunakan tergolong rapi.
Desakan Penutupan dan Evaluasi Izin
Sejumlah organisasi perlindungan anak mendesak pemerintah daerah untuk meninjau ulang izin operasional Hokky Bear. Mereka meminta pengawasan ketat terhadap jenis mesin yang diperbolehkan dan sistem reward yang diterapkan.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen Hokky Bear belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan praktik perjudian di gerai-gerai mereka. Media ini juga masih berupaya melakukan konfirmasi ke pihak berwenang. Arena permainan tersebut terpantau masih beroperasi.











