Bataminfo.co.id,Batam – Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kondusif yang selama ini terjaga berkat sinergitas bersama seluruh pihak, telah memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi, khususnya di Kota Batam. Di sektor pariwisata, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Beberapa hotel dan penginapan bahkan mengalami peningkatan tingkat hunian kamar dengan rata-rata capaian okupansi antara 70% hingga 100%.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., saat memberi sambutan dalam kegiatan silaturahmi dan buka bersama para ulama, paguyuban dan buruh, bertempat di Hotel Nagoya Hill, Lubukbaja, Kota Batam, Kamis (27/2/2026). Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Polres di wilayah Polda Kepri secara virtual.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pemberian cindera mata kepada perwakilan dari Ulama, Paguyuban dan Buruh. Kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Kamtibmas bersama. Sebelum berbuka, juga dilakukan penyampaian kata sambutan dan kultum oleh Ketua MUI Provinsi Kepri dan diakhiri dengan buka puasa bersama serta sholat maghrib secara berjamaah.
Selain Kapolda Kepri, acara ini juga dihadiri Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si.
beserta para PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H.dan juga diikuti oleh Kapolresta Tanjung Pinang dan Kapolres Jajaran Polda Kepri secara Virtual.
Sementara tamu undangan yang hadir yakni, epala Kantor Kemenag Provinsi Kepri, Dr. H. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I, Ketua MUI Provinsi Kepri, Dr. K.H. Bambang Maryono, M.Pd.I, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Kota Batam, Syarifuddin, DPW F-SPMI Provinsi Kepri, Deddy Iskandar, DPD F-SPMI LEM SPSI, Syaiful Badri, S., S.H., Para Kaum Ulama, para Ketua Paguyuban, Para Serikat Buruh dengan jumlah tamu yang hadir sekitar 300 orang.
Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan Kapolda Kepri kepada para undangan terkhusus kepada para kaum ulama dan MUI Provinsi Kepulauan Riau, para komunitas/paguyuban yang ada di Kepri, serta rekan-rekan pejuang kaum buruh yang telah hadir dalam kegiatan Silaturahmi ini,
”Hari ini Polda Kepri melaksanakan buka bersama serta silaturahmi dengan kelompok-kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas), paguyuban, dan rekan-rekan dari serikat pekerja yang dirangkum dalam sebuah kegiatan berbuka bersama. Tujuannya adalah, polisi dengan masyarakat bisa bersinergi bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kepri,” ujar Kapolda.
Menurutnya, tokoh agama memiliki peran sangat penting dalam mendukung dan menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kepri. Salah satunya sebagai cooling system atau penyejuk suasana di tengah masyarakat. Serta, diharapkan mampu menyampaikan informasi yang benar, khususnya dalam menyikapi berbagai berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya.
”Diharapkan para ulama dan tokoh masyarakat bisa menjadi perpanjangan tangan kami bagaimana memberikan edukasi, memberikan bimbingan, arahan, kepada masyarakat supaya mewujudkan kamtibmas di wilayah masing-masing. Dengan tujuan, mencintai negeri bagaimana kita tidak diadu domba antara satu dengan yang lainnya. Kemudian, bagaimaan kita hidup saling bertoleran, bagaimana juga masyarakat tidak terpapar hoaks atau informasi-informasi yang tidak jelas,” jelasnya.
Ia juga memerintahkan Kapolres dan jajaran di Polda Kepri untuk terus membuka dan menjalin komunikasi yang intensif dengan para ulama, guna melakukan cross check terhadap setiap informasi yang berkembang di wilayah masing-masing.
”Hal ini penting sebagai dasar dalam mengambil langkah-langkah strategis guna menjaga stabilitas kamtibmas. Apalagi di Batam, potensi terjadinya konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal, cukup tinggi. Namun kita patut bersyukur karena hingga saat ini tidak terjadi unjuk rasa yang menonjol dan berdampak signifikan terhadap situasi kamtibmas,” lanjut Kapolda.
Kondisi ini terwujud berkat dukungan para ulama, paguyuban, kaum buruh, serta mahasiswa yang turut menjaga kondusivitas wilayah Kepri. Para mahasiswa yang kerap menyuarakan aspirasi rakyat pun telah menunjukkan sikap kooperatif serta memahami potensi adanya pihak-pihak tertentu yang ingin memanfaatkan situasi demi menciptakan ketidakstabilan di Kota Batam.
Kapolda Kepri mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat Provinsi Kepri agar terus menjaga situasi kamtibmas yang saat ini relatif kondusif. Terutama di Kota Batam, stabilitas keamanan harus tetap terjamin, mengingat investasi di Batam sangat bergantung pada situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal ini penting demi menjaga roda perekonomian serta mendorong peningkatan pembangunan di Provinsi Kepri secara keseluruhan.
Polda Kepri tidak pernah melarang masyarakat untuk menyampaikan pendapat melalui unjuk rasa sebagai bagian dari hak demokrasi. Namun demikian, kita juga harus mempertimbangkan kepentingan publik lainnya, agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan tertib.
”Oleh karena itu, perlu adanya kesepahaman bersama mengenai metode penyampaian pendapat yang baik, santun, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ucap Kapola Kepri.
Kepala Kantor Kemenag Provinsi Kepri, Dr. H. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I, juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Kemenag memiliki komitmen kuat untuk terus memperkuat moderasi beragama, membangun toleransi, serta menjaga kerukunan umat beragama. Dalam hal ini, sinergi bersama Polda Kepri menjadi sangat penting, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini.
”Kami percaya bahwa keamanan dan kerukunan adalah fondasi utama bagi pembangunan. Ketika masyarakat merasa aman dan tenteram, maka aktivitas ibadah dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kami siap terus berkolaborasi, bersinergi, dan mendukung setiap langkah yang bertujuan menjaga kedamaian dan persatuan di Bumi Segantang Lada yang kita cintai ini,” ungkapnya saat memberi sambutan.
Sedangkan Ketua MUI Provinsi Kepri Dr. KH. Bambang Maryono, M.Pd.I, mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah inovasi yang sangat baik sekali. Mewakili seluruh yang hadir, dirinya mengucapkan terima kasih, apalagi juga dilakukan pelantikan da’i Kamtibmas.
Harapan kedepan, hubungan antar umat beragama dan dengan pemerintah semakin terjalin dengan baik. Ia juga berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan Kapolda Kepri bersama tokoh masyarakat bisa berbuka seperti ini.
”Situasi Kepri sendiri sejauh ini sangat baik dan bahkan mendapatkan predikat nomor 1 kerukunan tertinggi di tingkat nasional. Apalagi terkait Kamtibmas, Kepri sangat memuaskan,” ucapnya.
Ia berharap kedepannya Kepri akan semakin laman, sehingga akan berdampak pada perekonomian. Dengan situasi yang baik, investor banyak masuk dan iklim investasi juga meningkat yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.
”Dengan demikian, satu tujuan akan tercapai, yakni menciptakan negeri ini aman, damai, sejahtera masyarakatnya, dan tentram dalam berbudaya sehingga selalu dalam lidungan Allah. Kami dari tokoh-tokoh agama siap berada di belakang Polda untuk sama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di Kepri ini,” tutupnya.











