Batam  

Sempat Terhambat Saat Hendak Beroperasi, Kapal Milik Ahong Kini Dipercaya Lagi Melakukan Kegiatan Ekspor Ke Bangkok

Avatar photo
Kapal Keluarga Makmur milik Rudi Parman alias Ahong dipercaya membawa rokok dengan ijin resmi ke Bangkok, Thailand. Foto: istimewa

Bataminfo.co.id, Batam – Sempat terhambat oleh Aparat TNI saat beroperasi, Kapal Keluarga Makmur milik Rudi Parman alias Ahong kini kembali dipercaya untuk beroperasi dalam kegiatan ekspor ke luar negeri.

Rudi Parman mengungkapkan, dirinya tak kuatir karena kapalnya yang bermuatan rokok sebanyak 2 kontainer itu berijin resmi. Kapal tersebut dikatakan dia telah berangkat pada Hari Jumat (25/3/2022) lalu. Pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk tak lagi menghalangi aktifitasnya lagi.

“Tahun ini kita perdana karena kemarin-kemarin sudah banyak sekali digagalkan beberapa kali. Kita ini sudah ada ijinnya semua. Kita ini berani karena kita legal. Kapal berangkat hari Jumat, dengan tujuan Bangkok. Ada 2 kontainer barang. Untuk safety kita sudah mengikuti KSOP. Sudah sesuai dengan prosedur. Kita berharap sekali dukungan dari instansi yang berkuasa di Laut. Karena, pekerjaan ini kan kita sudah ikut aturan dari 4 Kementrian. Supaya kita bisa didukung,” jelasnya.

Keempat instansi tersebut diantaranya Kementrian Perhubungan, Bea Cukai, Imigrasi, Kesehatan dan BP Batan serta instansi terkait lainnya seperti; Syahbandar dan KKP Karantina Crew Kapal.

Menurut Ahong, kepercayaan oleh pihak atau instansi dari luar negeri yang diperolehnya untuk melakukan kegiatan ekspor ini harus diapresiasi. Sebab, ia menyebut ini merupakan kesempatan untuk mempromosikan Batam, terutama Pelabuhan Batu Ampar sebagai salah satu tempat transhipment kegiatan ekspor-Impor.

Dirinya berharap, semua instansi terkait serta aparat yang bertugas di wilayah perairan Laut dapat memahami tanpa menghentikan begitu saja. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi tolak ukur juga untuk memperkenlkan Pelabuhan Labu Jangkar kepada dunia luar.

“Kita bisa menghidupkan kembali dan memperkenalkan kembali bahwa fasilitas di Batam Pelabuhan Batam. Kita juga bisa melayani angkut lanjut atau seperti transihipment. Apalagi sekarang Pemerintah kita sedang mempromosikan Pelabuhan Labu Jangkar. Dan kita sudah meyakinkan pihak luar negeri. Sehingaa  para Aparat yang bertugas di laut itu dukunglah! Karena ini bisa pengaruh ke nama baik daerah kita,” sebutnya.

Ahong juga pada kesempatan ini, dia berterimkasih kepada semua pihak yang telah membantunya untuk kembali melakukan kegiatan ekspor ke luar negeri.

“Jadi intinya kita sangat berterimkasih atas dukungan instansi-instanti yang berhubungan dengan ekspor/impor dan juga angkut lanjut. Kami mengucap terimakasih kepada pihak Beacukai Batam. Kanwil Pak Rasyid, Lantamal IV Tanjungpinang, Lanal Batam, Dir Polairud Polda Kepri dan Bakamla Batam. Terimkasih atas dukungan untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa Batam, Kepri umumnya layak menjadi transhipment internasional,” tandasny.

Selanjutnya, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Pengusaha Pelayaran Rakyat Indonesia (Pelra) Batam, Wandy kepada Bataminfo.co.id mengatakan, pihaknya turut mendukung kegiatan ekspor ini. Ia berharap, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kepercayaan orang luar kembali ke Batam sebagai kota transit mulai tumbuh, kalau penegakan hukum laut masih juga menghambat, apalah NKRI ini di mata dunia usaha kemaritiman. Kegiatan ini sudah mendapatkan ijin resmi. Untuk itu, kita berharap ekspor ini mendapatkan dukungan dari para penegak hukum,” katanya. (non)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *