Pasangan Jalur Independen Mundur Dari Pesta Demokrasi Lima Tahunan Kota Batam

Avatar photo
Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga saat menggelar konferensi pers terkait mundur dari perhelatan pesta demokrasi lima tahunan Kota Batam. Foto : sahab/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Pasangan Bakal Calon Walikota Batam dari jalur perseorangan atau independen, Rian Ernest dan Yusiani Gurusinga, menyatakan mundur dari perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tingkat Kota Batam tahun 2020.

Keputusan ini berdasarkan perkembangan proses verifikasi faktual yang menyatakan pasangan Rian Ernest dan Yusiana Gurusinga ternyata belum berhasil mencapai target jumlah pendukung yang ditetapkan, yakni 48.816.

“Yang kemarin kita berikan sekitar 48 ribu sekian, yang lolos verifikasi administrasi 47 ribu sekian. Nanti kita lihat begitu hasil verifikasi faktual resmi diberi tahu oleh KPU Batam, kami yakin jumlahnya mungkin akan jauh dari syarat lah,” ujar Rian yang didampingi Yusiani Gurusinga, dalam konferensi pers, di kawasan Pasir Putih, Batam Center, Kamis (9/7/2020).

Dengan demikian, pasangan Rian Ernest dan Yusiana Gurusinga atau yang akrab disapa Kak Yossi ini, resmi menyatakan dengan berat hati bahwa perjuangan memperoleh tiket Batam 1 telah usai.

Meski demikian, Rian mengucapkan banyak terimakasih kepada para relawan Batam Baru yang telah mendukung perjalanannya hingga sampai saat ini.

Ia juga mengapresiasi pihak KPU Kota Batam bersama Bawaslu Kota Batam serta Polresta Barelang yang telah bekerja profesional dan berintegritas dalam menjaga jalannya proses pilkada tahun ini.

“Akhir kata, kami juga mendoakan kepada seluruh kandidat dari partai politik yang akan bertanding di Pilkada nanti, agar dapat menjalani seluruh tahapan Pilkada dengan aman dan lancar,” tambah Rian.

Ditemui di lokasi yang sama, Yusiani Gurusinga, juga menyatakan perasaan kecewanya atas keputusan yang berat ini.

“Perasaan sedih pasti ada, tapi ini sudah diprediksi, karena kan, jalur independen itu hal baru kalau di Batam,” ujar Yusiani.

Rian dan Yusiani sama-sama bersepakat bahwa dari kegagalan kali ini, keduanya justru memperoleh pengalaman dan wawasan politik baru.

Rian terutama terharu dan berterimakasih atas perjuangan para relawan Batam Baru yang telah mendukungnya sejauh ini.

Untuk ke depannya, Rian dan Yusiani masih belum merencanakan langkah politik selanjutnya.

Namun, Rian mengaku akan terus berkontribusi terhadap kemajuan Kota Batam, bagaimana pun bentuknya.

“Langkah ke depan, masih belum tahu, yang jelas kami ingin tetap berkontribusi memajukan Kota Batam,” tegas Rian.(sahab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *