Karaoke Dewasa di 5 THM Batam Buka Lebih Awal, New Normal Apa Kabar?

Avatar photo
Foto : ilustrasi

Bataminfo.co.id, Batam – Setelah dua bulan diwajibkan tutup, Tempat Hiburan Malam dicanangkan kembali buka 15 Juni 2020 pekan depan. Kebijakan ini diumumkan bebarengan dengan rencana pemerintah yang ingin menjadikan Batam, sebagai kota percontohan tatanan kehidupan baru atau new normal.

Penerapannya mewajibkan para pelaku usaha agar mentaati Protokol Kesehatan dalam setiap aktifitasnya. Dengan kata lain, kepatuhan adalah poin penting skenario kali ini. Namun sayangnya, melihat fakta lapangan sekarang, kebijakan ini agaknya merupakan ancaman serius penyebaran virus. Keefektifitasannya dipertanyakan.

Bagaimana tidak. Dua pekan jelang penerapannya sejumlah tempat hiburan sudah kedapatan melanggar berbagai peraturan terkait skenario ini. Mulai dari buka lebih awal dari ketentuan jadwal, hingga kepergok bablas menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan keterangan salah seorang sumber terpercaya, Jack, bukan nama asli, mengatakan sejumlah tempat hiburan ternama sudah membuka fasilitas ruangan VIP karaoke dewasa (KTV) mereka secara sembunyi-sembunyi.

Bahkan Jack, tidak segan-segan memberi daftar beberapa tempat yang sudah ia kunjungi pada pekan awal bulan Juni 2020 ini, diantaranya sebagai berikut:

1. HH Club Dischoteque, Kampung Pelita, Kecamatan Lubuk Baja.

2. K2 Karaoke Entertainment (Sphinx), Kampung Seraya, Kecamatan Batu Ampar.

3. Billiard Center, Jalan Pembangunan, Kecamatan Lubuk Baja.

4. Galaxy KTV, Kawasan Harbour Bay, Kecamatan Batua Ampar.

5. M-One Hotel, Kawasan Harbour Bay, Kecamatan Batu Ampar.

“Mulai dari isu “New Normal” dilempar dan gencar disosialisasikan, rata-rata lokasi hiburan udah mulai pada buka. Mungkin curi start atau gimana kurang ngerti. Kalau tidak percaya silahkan cek sendiri aja,” ungkap pria berpostur kurus tinggi penikmat hiburan malam itu, Sabtu (06/06/2020) malam.

Menurut Jack, rata-rata THM sesuai daftar di atas memiliki aturan tersendri kala buka perdana ditengah pandemi kali ini. Alasannya sebab, ruangan karaoke dewasa hanya bisa dipesan oleh pengunjung reguler (tetap) saja. Dalam artian, tidak semua bebas memesan seperti biasanya.

Hal ini dia katakan sebab, hampir setiap tempat yang dia kunjungi, ruangan karaoke dewasanya cuma bisa dipesan melalui marketing manager ataupun pihak manajemen THM tersebut.

Sedangkan untuk datang dan langsung pesan ditempat itu hanya bisa dilakukan oleh segelintir pengunjung yang memang sudah dikenal oleh management. Seperti pengalamannya ketika memesan ruangan VIP karaoke dewasa (KTV) di Biliard Center, Sabtu (06/06/2020) kemarin.

Namun demikian lanjutnya, beberapa tempat seperti HH Dischoteque dan Sphinx masih terbilang longgar. Hal itu dia ketahui berdasarkan beberapa pengalaman rekannya yang mengaku bisa masuk tanpa harus memesan melalui managament terlebih dahulu.

“Kalau untuk layanan KTV sudah lengkaplah seperti biasa, dari Lady Companion (LC), minuman, sampai kalau mau yang layanan Happy Hours (HH) pun juga sudah ada. ” terang pegawai swasta itu.

Perbedaan THM saat ini ungkapnya, hanya terletak pada harga kamar yang naik sekitar 50% dari harga normal sebelum pandemi. Contohnya yakni, harga di HH Dischoteque yang biasa harga ruangan karaoke dewasa hanya Rp600 kini naik menjadi Rp1.6 juta per malamnya. Sementara untuk harga layanan LC, minuman keras, dan lainnya, tidak mengalami kenaikan signifikan.

“Semua masih sama, tidak ada jaga jarak atau penerapan protokol kesehatan. Sama saja seperti dulu. Lagian gimana mau jaga jarak misal cuma dapat ruangan biasa seluas 3×6 meter, terus pas datang berlima orang. Tentu dempet lah,” kata dia lagi.

Sementara itu berdasarkan informasi yang BATAMINFO dapatkan dari video kiriman, Steven, bukan nama asli, diketahui salah satu pengunjung HH Dischoteque sempat aktif memamerkan keberadaannya di Room KTV lantai 5, pada Sabtu (06/06/2020) kemarin.

Terlihat pada layar ada 3 pasangan lawan jenis terekam kamera sedang hanyut dalam alunan musik disko. Posisi mereka dalam video berdurasi 3.50 menit itu, didominasi dengan adegan berpelukan, menggerakkan kepala, dan sesekali melompat. Pada meja, botol-botol minuman keras berserakan.

Melihat dari suasana pesta disana saja, sudah dapat dipastikan penerapan protokol kesehatan diabaikan. Peraturan yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan, seumpama lelucon untuk menghibur kala mereka melewati dunia gemerlap (dugem).

Pantauan BATAMINFO di lapangan pada Sabtu (06/06/2020) dan Minggu (07/06/2020), tanda-tanda kelima lokasi kembali beroperasi memang sudah terlihat dari luar. Sejumlah penjaga sudah tampak kembali aktif berjaga di masing-masing pintu masuknya.

Lokasi K2 Karaoke Entertainment contohnya, bila beberapa waktu lalu sehabis ditutup paksa Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 pada, Minggu (23/03/2020), pintu masuknya selalu tampak gelap tanpa penjagaan. Sekarang kondisinya sudah kembali terang, lengkap dengan dua penjaga berbadan tegap.

Begitupula dengan situasi M-One Hotel saat ini, bila semasa pandemi dua bulan belakangan cahaya lampu pada plang nama depan gedung tampak selalu mati dan gelap. Kini kondisinya meriah kembali dengan cahaya gemerlapnya. Beberapa penjaga juga tengah bersiap di pintu masuknya.

Sementara tanda-tanda aktifitas HH Club Dischoteque agaknya bisa dibilang terlihat lebih jelas dari yang lain. Hal itu tampak dari sejumlah mobil mulai ramai terparkir di halaman depannya. Selain itu, petugas kemanan club juga sudah mulai bergantian kembali berjaga.

Sedangkan lokasi Galaxy KTV tidak banyak memang yang berubah dari luarnya. Untuk kondisi lokasi hingga kini memang terbilang sepi. Namun di pintu masuk ada satu orang sekuriti berjaga tepat di depan bilik disenfektan.

Selanjutnya terkahir, hasil pantauan lokasi Biliard Center dari luar, tanda-tanda kembali beroperasi dapat terlihat dari sibuknya para petugas penjaga. Selain itu sejumlah orang juga terlihat sibuk keluar masuk dari sana.

Sebelumnya diketahui, Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 juga telah sempat menutup paksa dan menyegel tiga lokasi THM di Kampung Bule, Nagoya, Kota Batam, pada Kamis (28/05/2020) jelang dinihari.

Ketiganya itu yakni, Secret’s Bar, Bintang Bar, dan Hom Bar. Pada malam itu berhasil dipergoki petugas gabungan buka lebih awal dari jadwal, dan tengah asyik dalam suasana pesta minuman keras.

Kepala Dinas Pariwisata, Ardiwinata mengatakan, sebelum penerapan 15 Juni nanti, THM belum diizinkan beroperasi. Saat ini aktifitas harusnya dalam persiapan memenuhi aspek keamanan dan keselamatan masyarakat, serta penyelenggara sesuai dengan protokol kesehatan.

Hal ini dilakukan untuk menjamin dan bertanggung jawab bahwa sarana dan fasilitas usaha/kegiatan yang wajib tersedia dan dioperasionalkan senantiasa dalam kondisi baik dan terjaga.

Adapun persiapan-persiapan sesuai protokol covid-19 yang dimaksud, seperti melakukan penyemprotan, menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer.

“Setelah itu baru nanti tanggal 15 Juni itu opening,” ujar Ardi.

Meskipun diijinkan beroperasi kembali pada 15 Juni mendatang, tak lantas membuat tempat hiburan malam seperti bar atau diskotik bebas beroperasi seperti saat sebelum pandemi.

“New normal tidak bisa semuanya berharap normal seperti dulu. Harus mengikuti protokolnya. Kalau tidak bisa mengikuti, tidak usah beroperasi. Itu semua nanti akan kita awasi. Jadi, mindset kita harus benar-benar new normal,” kata Ardi.

Hingga berita ini diunggah BATAMINFO, masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap pihak-pihak terkait baik dari pihak kepolisian, Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, maupun pihak manajemen Tempat Hiburan Malam di atas. (nio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *