Bataminfo.co.id, Batam – Negosiasi antara Aliansi Buruh Kota Batam dan Pemprov Kepri akhirnya dilakukan, beberapa perwakilan diutus memasuki Gedung Graha Kepri, Batam Centre Kota Batam, Rabu (8/11/2021).
Berdasarkan pantauan, beberapa perwakilan tersebut telah memasuki Gedung sejak pukul 14.00 WIB ditengah massa aksi lainya sedang melakukan unjuk rasa didepan Gedung tersebut.
Salah Seorang Orator yang berasal dari Garda Metal, Beta menyebutkan sebanyak 5 orang buruh masuk kedalam gedung representasi Pemprov Kepri tersebut untuk melakukan negosiasi bersama Mangara Simarmata selaku Kadisnaker Pemprov Kepri.
“5 orang yang masuk jadi perwakilan KON Federasi dan dipimpin sama bang Karlos,” paparnya.
Seperti dijelaskan Beta, KON Federasi sendiri merupakan perwakilan Aliansi Buruh yang tengah melakukan aksi untuk menuntut tiga hal yakni ;
1. Gubernur Kepri Cabut Kasasi, Patuhi Putusan PTUN Tanjujg Pinang dan Putusan PTUN Medan Tentang UMP Kepri dan UMK Batam.
2. Gubernur Kepri Segera Revisi SK NO.1373 TAHUN 2021 Tentang UMK 2022.
3. Apabila Gubernur Kepri Tidak Melaksanakan Azas-Azas Umum yang Baik (AAUPB), Maka lebih Baik Mengundurkan diri.
Hingga saat tulisan ini diunggah ke-5 orang KON Federasi itu masih melakukan negosiasi terhadap Pemprov Kepri.
“Nanti kalau bang Karlos sudah selesai keluar gedung akan di orasikan apa yang menjadi hasil negosiasi,” pungkasnya. (Bora)











