Bataminfo.co.id, Batam – Proyek pengaspalan ulang di Jalan RE Martadinata, tepatnya di area depan SPBU Sekupang, memicu keheranan warga pengguna jalan. Pasalnya, ruas jalan tersebut dinilai masih sangat layak, tidak berlubang, dan jauh dari kata rusak.
Kebijakan pengaspalan ulang ini dinilai kurang tepat sasaran oleh masyarakat lokal. Salah seorang warga, Dede, menyayangkan prioritas pembangunan yang diterapkan pemerintah daerah. Ia menilai masih banyak titik jalan lain yang kondisinya rusak parah dan jauh lebih membutuhkan perbaikan segera.
“Masih banyak jalan yang rusak parah, malah ini sama sekali tak rusak malah diaspal ulang. Aneh memang pemerintah ini,” ujar Dede usai melintas di jalan tersebut pada Senin pagi (3/8/2026) .
Sebagai orang tua yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk mengantar anak bersekolah, Dede mengaku sangat paham dengan kondisi fisik Jalan RE Martadinata. Menurutnya, jalan tersebut tidak masuk dalam kategori urgensi penanganan infrastruktur.
“Ini menghamburkan anggaran atau bagaimana? Menurut saya pemerintah seharusnya jeli melihat kondisi ini. Harus tahu mana yang lebih urgen untuk diperbaiki dan mana yang belum perlu diperbaiki,” tegasnya penuh nada sesal.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai kejelian serta efisiensi perencanaan dan alokasi anggaran pemeliharaan jalan.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi dinas terkait guna mendapatkan klarifikasi dan penjelasan resmi mengenai alasan di balik pengaspalan ulang ruas jalan tersebut.












