Bataminfo.co.id,Natuna– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna mendorong terjalinnya kerja sama dengan sekolah tinggi agama Islam (STAI) sebagai upaya memperkuat pendidikan demokrasi, pengawasan partisipatif, serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di daerah.
Ketua Bawaslu Siswandi menjelaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pembentukan karakter generasi muda. Sementara itu, Bawaslu memiliki tugas dan mandat untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pemilihan agar berjalan sesuai prinsip demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas. Karena itu, sinergi antara kedua lembaga dinilai sangat penting dalam menghadapi tantangan demokrasi yang semakin kompleks.
“Kerja sama tersebut direncanakan melibatkan berbagai program, mulai dari pendidikan kepemiluan, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, magang mahasiswa, seminar, diskusi akademik, hingga kegiatan lain yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang demokrasi dan kepemiluan. Program-program ini diharapkan mampu menciptakan ruang kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan kalangan akademisi,”tutur Siswandi Senin 08,Juni 2026.
Menurut Siswandi, keterlibatan civitas akademika sangat dibutuhkan untuk memberikan kontribusi pemikiran, inovasi, dan rekomendasi yang konstruktif dalam memperkuat sistem demokrasi. Melalui penelitian dan kajian ilmiah yang dilakukan perguruan tinggi, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan pemilu dapat dianalisis secara objektif sehingga menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dengan ikut serta dalam pengawasan partisipatif serta menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi kepada masyarakat.
Dengan meningkatnya keterlibatan generasi muda, Bawaslu optimistis kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilu yang berkualitas akan semakin meningkat.
Laporan (Is)












