Bataminfo.co.id, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengakui bahwa saat ini jumlah penderita Covid-19 di Kota Batam mulai mengalami penurunan signifikan.
Hal ini dibuktikan dengan berubahnya status 8 Kecamatan di Batam, yang sebelumnya berstatus zona merah dan hitam.
“Sekarang sudah berubah kuning semua, dan 3 Kecamatan di Hinterland masih belum berubah status mereka masih tetap hijau,” ujar Rudi sesaat setelah kegiatan TMMD di Dataran Engku Putri, Selasa (30/6/2020).
Selaku Ketua Tim Gugus Tugas, Rudi juga menyebutkan bahwa perubahan status yang dialami oleh 8 Kecamatan ini, ditentukan dari indikator masing-masing warna zona, yakni jumlah kasus di atas 31 ke atas termasuk ke dalam zona hitam, 21 – 30 termasuk zona merah, 12 – 20 termasuk zona oranye, 1 – 11 termasuk zona kuning, dan 0 kasus untuk zona hijau.
“Kalau kita mengartikan yang sisa 31 orang itu zona kuning, berarti harus habis kalau mau zona hijau,” tegasnya.
Menurut data tersebut, saat ini tidak ada satu Kecamatan yang jumlah kasus dirawat melebihi 11 orang, sehingga 8 Kecamatan seperti Sekupang, Batu Ampar, Sagulung, Bengkong, Lubuk Baja, Nongsa, Batam Kota, dan Sei Beduk tergolong dalam zona kuning.
Kendati sebagian besar wilayah telah berubah warna, Tim Gugus Tugas saat ini diakuinya menargetkan agar seluruh Kecamatan di Kota Batam, dapat berubah status menjadi hijau.
“Kalau ini semua sudah jadi hijau maka kita bisa sampaikan Batam sudah selesai. Maka kita minta buka lalu lintas manusia dari Singapura, Malaysia, ke kita,” paparnya. (sahab)











