Batam  

Jelang New Normal Kasus Baru di Batam Meningkat, Sepekan Puluhan Pasien Positif

Avatar photo
Foto : Star.grid

Bataminfo.co.id, Batam – Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam, jelang pemberlakuan protokol tatanan hidup baru atau new normal, terus melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Padahal waktu dimulainya kenormalan baru dimulai pada 15 Juni 2020 mendatang.

Jumlah pertumbuhan kasus baru Covid-19 dalam sepekan, terhitung sudah mencapai seperempat dari total kasus yang ada selama periode tiga bulan, tepatnya pada Maret 2020, kala ditemukannya masyarakat Batam pertama terpapar virus mematikan ini.

Sesuai data dari Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Batam dalam rilisnya tercatat, mulai 20 Mei sampai 31 Mei 2020, jumlah pasien terpapar virus corona periode tersebut, bertambah 50 kasus, dengan total keseluruhan bila termasuk tambahan maka berejumlah 128 kasus.

Ketua Satgassus Covid-19 Batam, Muhammad Rudi mengatakan, dalam beberapa waktu ke depan, memang pihaknya memperkirakan pertumbuhan jumlah kasus baru kemungkinan akan terus bertambah.

Hal tersebut berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini, terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam.

“Diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjari pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada,” kata Rudi, Minggu, 31 Juni 2020.

Diperkirakan juga pertumbuhan kasus baru akan masih terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor. Hal ini kata dia, mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan himbauan dari pemerintah.

“Selanjutnya diingatkan dan dihimbau kembali kepada seluruh masyarakat masyarakat Kota Batam guna kemas

Selanjutnya diingatkan dan dihimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam guna kemaslahatan bersama agar tetap menjaga jarak, senantiasa mencuci tanfan dengan sabun air mengalir, tetap di rumah saja, mengenakan masker jika terpaksa keluar rumah,” harapnya.

Ya. Tentu kondisi ini menjadi tamparan telak yang sangat menyakitkan, ditengah persiapan pelonggaran pembatasan sosial skala besar (PSBB) ala Kota Batam oleh Pemerintah. Kenormalan baru terancam membuat sebaran virus ini semakin tak terkontrol.

Kota Batam yang tak masuk hitungan zona hijau ini, memang sejak awal jadi sasaran empuk penyebaran partikel tak terlihat tersebut. Rencana menjadi kota percontohan penerapan New Normal boleh jadi adalah boomerang. Maka layaknya kondisi ini, wacana itu harus lebih matang ketimbang penanganan yang sudah sudah hari-hari belakang.

Salah seorang warga, Adam Glentiano berpendapat, pemberlakuan tatanan hidup baru ini merupakan kabar buruk yang membuat bahagia masyarakat pekerja dan pengusaha. Ia ragu, kenormalan baru dengan protokol kesehatan Covid-19 bisa berjalan seiring menuju kedamaian.

“Jelas ragulah, siapa berani jamin aturan itu tak akan dilanggar nantinya? Begini loh kondisi masyrakat harua dilihat juga, kita ini lebih banyak berontaknya ketimbang tertib. Nah contoh, penerapan New Normal itu kan baru 15 Juni, lu coba liat ke tempat hiburan malam sekarang. Boleh ke Kampung Bule atau Foodcourt Pasifik deh. Sudah pada sibuk goyang nempel badan semua,” kata Adam. (nio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *