Warga Tanjungpinang Jadi Korban Penipuan Berkedok Arisan Online, Kerugian Capai Ratusan Juta

Avatar photo
Ekadew, pelaku penipuan dengan modus arisan online yang berhasil membawa kabur uang milik warga Tanjungpinang. Foto: dok pribadi NPA

Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Sejumlah warga Kota Tanjungpinang kembali menjadi korban penipuan dengan modus arisan online dengan nama “Arisan Milioner” by Ekadew.

Salah satu korban arisan online tersebut, NPA mengatakan saat mengikuti arisan online itu ia diiming-imingi akan mendapatkan persenan lebih dari uang yang diinvestasikan ke “Arisan Milioner” itu.

“Saya tidak menyangka saja, kenapa teman saya sendiri yang menipu saya. Dengan membujuk rayu saya agar bisa bergabung menanam saham ke arisan miloner berupa uang selama 15 hari ke dia. Dan di janjikan mendapatkan keuntungan yang lebih besar,” ujar NPA.

Ia menuturkan dua hari setelah menanam saham ke owner arisan online itu. NPA baru sadar tertipu, setelah banyak orang yang menanam saham ke Ekadew uangnya hilang begitu saja.

“Saya menanam saham Rp5 juta dua hari yang lalu ke Ekadew. Tiba-tiba di media sosial Facebook maupun Instagram beredar bahwa dia (Ekadew) telah menipu banyak orang,” kata NPA.

Di media sosial, sambung NPA, Ekadew tak hanya melakukan penipuan arisan online. Tapi Ekadew juga membawa kabur biaya resepsi calon pengantin, MUA untuk Wisuda.

“Banyak juga teman teman saya yang menjadi korban Ekadew sendiri. Bukan dari arisan Trio saja yang di tawarinya, tetapi arisan duos, biaya catin resepsi, dan biaya makeup MUA maupun untuk wisuda pun ada yang mengadu bahwa biayanya lenyap entah kemana,” terang NPA.

Ekadew, terang NPA, mengaku pasrah atas persoalan yang dihadapinya itu. Hal itu di sampaikan melalui pesan WhatsApp.

“Saya meminta uang saya kembali ketika saya whatsapp dia, cukup uang nya saja ga usah tanpa bonus bonus dengan imingan dia ke saya. Tetapi dia menjawab, iyaa dek aku dah pasrah. Terserah ko mau gimana pun aku terima resikonya,” terang NPA menirukan ucapan Ekadew.

Isu yang berkembang, lanjut NPA, Ekadew telah kabur keluar dari Kota Tanjungpinang. NPA pun merasa aneh, uang yang dititipkan nya itu sudah habis, padahal baru dua hari dititipkan ke Ekadew.

“Baru juga saya titip uangnya selama 2 hari masak iya sih uangnya udah gak ada ketika di minta lagi. Isunya saat ini banyak yang mengatakan bahwa dia telah lari ke luar kota karena ketakutan,” jelas NPA.

Untuk itu, NPA dan korban lainnya yang merasa tertipu oleh Ekadew, sepakat membawa permasalahan ini ke ranah hukum. Mereka akan melaporkan Ekadew ke Polres Tanjungpinang.

“Kami sudah sepakat sama kawan-kawan semua, karena sudah terlalu banyak kerugian yang dialami. Ekadew akan kami laporkan ke Polres Tanjungpinang. Dan ini juga bukan nilai yang sedikit tetapi besar sekali, sebanyak 367.000.000 Rupiah,” tandas NPA.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt menegaskan pihaknya tak akan main-main terhadap oknum penipuan dengan modus arisan online.

“Kita akan tindak tegas pelakunya. Jadi laporkan saja ke kita. Dan kita akan proses,” ujar Harry.

Harry mengimbau agar masyarakat jangan mudah tertarik dengan bujuk rayuan pelaku untuk mau investasi ataupun mengikuti arisan.

“Jangan mau diiming-imingi dan jangan juga mudah dibujuk rayu. Jadikan ini pelajaran,” tutup Harry. (yas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *