Walikota Batam Buka Pelatihan di Ballroom Hotel PIH, Rudi Sakyakirti: Anggaran 9 Miliar 

Avatar photo
Ket foto: Kadisnaker kota Batam, Rudi Sakyakirti saat diwawancarai awak media di depan Hotel PIH Batam Center | Jumat, (26/22) | dok.Non/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Walikota Batam,  Muhammad Rudi membuka acara Pembukaan Kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi dan Pelaksanaan Kegiatan Pengukuran Produktivitas Tingkat kota Batam Tahun 2022.

Acara pembukaan ini digelar di Ballroom Aula Hotel PIH Batam Center, Kepulauan Riau (Kepri). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) kota Batam, Rudi Sakyakirti dan juga Yapet Ramon selaku Ketua Konsultan Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kota Batam serta sejumlah pejabat, Jumat, (26/8/2022). 

Muhammad Rudi dalam sambutannya mangatakan, pelatihan ini akan berlangsung selama satu minggu kedepan. Dirinya memberikan dukungan terhadap seluruh peserta yang akan mengikuti pelatihan tersebut. Kata dia, tujuan digelarnya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas serta kompetensi diri para calon pencari kerja (Pencaker). 

“Adik-adik, anak-anakku sekalian, pelatihan ini akan berlangsung selama seminggu kedepan. Untuk itu, tetap semangat jalani dulu kegiatan ini. Karena, pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi diri kalian semua. Kita ingin perubahan lebih maju. Saya ingin, beretapa Tahun kemudian, saya dengan orang yang dibiayai Disnaker untuk pelatihan menjadi Walikota Batam atau jadi Pengusaha hebat. Pesan saya, jadilah tulus dan rendah hati. Ilmu yang kalian punya nanti harus dibagi kepada orang lain,” ucap Rudi. 

Rudi berpesan dan juga berharap kepada seluruh peserta Pelatihan agar dapat mengimplementasikan hasil dari pelatihan dan Bimtek yang diperolehnya serta siap berkontribusi sebagai wujud peduli untuk memajukan perekonomian di kota Batam tercinta. 

Sementara itu, disisi lain, Kadisnaker kota Batam, Rudi Sakyakirti menyebut, dana yang dikeluarkan untuk menyokong pelatihan ini mencapai angka 9 miliar rupiah dengan jumlah peserta sebanyak 1000 orang. Kata dia, nantinya para peserta ini juga akan dibekali sertifikat untuk dipergunakan didunia kerja. 

“Pesertanya ada sekitar seribu orang. Anggaran yang dikeluarkan lebih kurang 9 miliar dari target 14 miliar. Ini kan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Lembaga sertifikasi. Jadi tentu ada.  Pelatihannya ini akan berlangsung antara 6 hari sampai 3 minggu. Paling cepat seminggu,” ujar Rudi Sakyakirti saat diwawancarai sejumlah awak media. 

Dia mengatakan, ada puluhan jenis bidang dalam pelatihan kali ini. Rudi juga menjelaskan, guna Bimbingan Teknik (Bimtek) yang diadakan ini nantinya akan meningkatkan kompetensi diri bagi para peserta. Dia juga menuturkan, peserta yang nantinya belum mendapatkan pekerjaan, diminta untuk melapor ke Disnaker. 

“Kalau nggak salah, ada sekitar 63 jenis pelatihan. 30 di Pencaker, lalu untuk peningkatannya 33. Peserta yang sudah punya pekerjaan, ini nantinya mereka bisa naik level/jabatan lagi di tempat kerja masing-masing. Sementara, yang belum bekerja, tentu bisa memiliki kompetensi diri untuk siap masuk ke dunia kerja. Dan nanti bagi yang belum dapat kerja bisa lapor ke Disnaker,” tuturnya. (Non)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *