Bataminfo.co.id – Seorang Warga Negara Asing (WNA) melakukan pencurian helm dan terekam CCTV hingga viral di media sosial. Peristiwa itu, diketahui terjadi di sebuah villa kawasan Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (16/4) lalu dan video itu, diunggah oleh akun instagram pererenan_now.
Diketahui yang melakukan pencurian itu merupakan warga Rusia bernama Ivan Kashataev (25). Terlihat, dalam video tersebut bule itu mengambil sejumlah helm di atas motor yang ada di parkiran lalu membawanya pergi. Selanjutnya, kepolisian melakukan penyelidikan dan menangkap bule tersebut sehari setelah kejadian.
“Pelaku mencuri helm dalam kondisi depresi dan stres serta pengaruh alkohol karena putus cinta dan sendiri tinggal di Bali,” kata Kanit Reskrim Polsek Mengwi Iptu Ketut Wiwin Wirahadi, dikutip dari Merdeka.com, Senin (19/4).
Bule tersebut, ditangkap di tempat tinggalnya, di sebuah villa di wilayah Denpasar. Saat ditangkap, polisi mendapatkan lima buah helm yang dicuri pelaku dalam satu malam.
Bule itu, mengaku mencuri helm dalam keadaan mabuk dan tak sadar, selain itu depresi setelah putus dengan kekasihnya.
Pencurian itu, berawal saat pelaku bermain surfing lalu meminum alkohol di Pantai Pererenan, Badung, Bali, pada Kamis (15/4) lalu. Kemudian, saat perjalanan pulang, bule itu melihat ada dua unit sepeda motor parkir dengan helm yang diletakan di kemudi. Pelaku lalu mengambilnya dan melanjutkan membawanya pulang
“Saat kembali ke villa melihat ada helm di atas motor dan ingin mengambilnya,” kata dia.
Setelah bangun tidur, Ivan melihat ada lima buah helm di rumahnya. Helm itu terdiri dari 3 buah helm dewasa dan 2 buah helm anak-anak. Kemudian, diketahui helm itu milik warga asing Amerika, bernama Hana Leona (37) dan warga asing Jerman bernama Ronald Jauh (23). Keduanya lantas melaporkan kehilangan helm ke polisi.
Bule itu, lalu meminta maaf kepada polisi dan korban dan mengaku tak bermaksud melakukan pencurian. Dalam kasus ini, korban telah memaafkan pelaku dan sepakat berdamai.
“Setelah sampai di villa tempat tinggalnya langsung tidur dan keesokan harinya baru menyadari bahwa telah melakukan pencurian helm dan ingin mengembalikan helm tersebut karena takut,” ujar Iptu Wirahadi. (*)











