Tumpahan Solar di Dabo Singkep Celakai engendara, Warga Resah Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Lingga – Warga Dabo Singkep kembali dibuat resah oleh insiden tumpahan minyak solar di jalan umum. Kali ini, peristiwa terjadi di Jalan Garuda, Dabo Singkep, pada Rabu (29/10/2025) siang, dan menyebabkan dua pengendara motor terjatuh akibat jalanan yang licin.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Unit Dabo Singkep, Ikmal Hakim, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 12.15 WIB.

“Kami menerima laporan dari salah satu warga bernama Rio. Ia menyampaikan ada tumpahan minyak solar di Jalan Garuda arah menuju Bandara Dabo Singkep,” jelas Ikmal, Rabu (29/10).

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan pembersihan jalan, karena tumpahan minyak tersebut berpotensi mencelakakan pengendara.

“Saat kami tiba di lokasi, Rio menjelaskan bahwa sudah ada dua pengendara yang terjatuh. Seorang siswi SMA yang hendak pulang sekolah, serta seorang pengendara paruh baya. Keduanya terjatuh karena jalan licin, diduga akibat tumpahan solar dari kendaraan yang melintas sebelumnya,” ungkap Ikmal.

Beruntung, kedua korban hanya mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki.

“Syukurlah tidak ada korban luka berat. Tapi kami berharap pelaku atau pengendara mobil angkutan solar yang tidak bertanggung jawab ini segera ditindak. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Satlantas Polres Lingga kini tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap siapa pelaku yang menyebabkan tumpahan solar di jalan tersebut.

Yang lebih memprihatinkan, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan catatan warga, sudah lima kali insiden tumpahan minyak solar terjadi di wilayah Dabo Singkep dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Bahkan, dalam beberapa kasus sebelumnya, ada korban yang mengalami patah tulang.

Warga menilai lambannya penindakan terhadap pelaku membuat kejadian ini terus berulang. Mereka mendesak pihak berwenang segera mengambil langkah tegas, agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan akibat kelalaian dan kecerobohan oknum pengangkut solar tersebut.

“Kalau terus dibiarkan, nyawa orang bisa melayang hanya karena tumpahan solar. Sudah lima kali terjadi, tapi pelaku masih bebas,” keluh salah seorang warga Dabo Singkep.

(Budi)