Batam  

Sembako Polri Dikira Warga Batam Dari Caleg Kepri

Avatar photo
Ket Foto : Suasana Pembagian Bantuan Sosial berupa sembako oleh Polri di Tumenggung Abdul Jamal Batam | Jumat, (02/24) | dok.Non/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Tak disangka, bantuan sosial yang dibagikan kepada Masyarakat Kota Batam di Tumenggung Abdul Jamal pada hari ini dikira berasal dari Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kepri.

Meski terpampang jelas pembagian bantuan sosial (Bansos) kepada Masyarakat di Batam dari Polri yang dihadiri langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, namun masih ada warga yang menyebut bansos tersebut berasal dari seorang Calon Legislatif (Caleg) berinisial R.

Dua orang warga yang berdomisili di Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk usai menerima bantuan sembako tersebut, mereka sempat menyebutkan bahwa bantuan sosial itu berasal dari seorang Caleg berinisial R.

Saat dicecar pertanyaan oleh Awak Media, salah satu dari mereka menjawab dengan menyebut nama Caleg tersebut sebagai pemberi sembako.

“Kita tinggal di ujung Batam, Piayu. Isi sembakonya beras, kopi, gula, minyak. Berharap ada lagi nanti lima tahun kedepan, Kalau dia duduk. Katanya ini dari Bu R. Tapi kutengok di sini kok nggak ada spanduknya bu R gitu,” ujar dia yang enggan menyebut namanya.

Mereka mengaku, hanya mendapatkan informasi terkait pembagian bantuan sembako, namun tak mengetahui secara detail dari mana asal bantuan tersebut dan malah mengira pemberian dari Caleg. Kata mereka, informasi yang diperolehnya dari Pemerintah setempat adalah, pembagian sembako tersebut berasal dari Caleg R itu. Nyatanya, keduanya pun baru mengetahui bahwa bantuan itu langsung dari Polri yang disalurkan langsung kepada Warga Batam.

“Kami kan memang datang tujuannya yah memang untuk ngambil bansosnya aja. Nggak ada info (sembari menganggukkan kepala). Saya pun bingung, kok pembagiannya ketat sekali. Kok yang jaga Brimob kan. Rupanya dari Polri. Kalo dari Polri yah memang seperti ini kan. Iya, info dari Bu RT yang WA. Gimana, namanya juga masyarakat, kita kan nggak tau apa-apa, kita disuruh datang ke Tumenggung untuk ngambil sembako, tapi mengatasnamakan Bu R, yah kita nggak tau,” ucap dia. (Non/BI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *